FourFourTwo Preview Liga Primer Inggris 2015/16: Tottenham

Musim kedua Pochettino di Tottenham, bisakah dia membawa timnya masuk kedalam lima besar?

Musim yang baru dengan ambisi yang sama untuk Tottenham: finis di empat besar. Apakah hal ini realistis mungkin masih bisa diperdebatkan, tetapi hal itu tidak menghentikan manajer Spurs, Mauricio Pochettino, memikirkan target yang lebih besar ketika pada akhir musim lalu ia menyatakan bahwa target pada musim yang baru nanti adalah “memperkecil jarak kami dan Chelsea”. Betul, Chelsea yang kabur sendirian membawa gelar juara. Memasang target yang begitu tinggi untuk klub yang tak pernah memenuhi potensi mereka adalah sebuah permainan yang berbahaya, terutama dengan ketua klub seperti Daniel Levy, salah satu orang yang paling gemar memecat pelatih di Premier League. Tetapi ada alasan untuk optimis, dimulai dengan… 

APa Kata Pendukung Mereka...

Martin Cloake - penulis Spurs, pemegang tiket tahunan dan season ticket holder and co-chair dari Tottenham Hotspur Supporters' Trust - berbicara tentang Tottenham.

Apa Yang Bisa Membuat Mereka Sukses

TRANSFER

Masuk

  • Kevin Wimmer (Cologne)
  • Kieran Trippier (Burnley)
  • Toby Alderweireld (Atletico Madrid)

Keluar

  • Lewis Holtby (Hamburg)
  • Paulinho (Guangzhou Evergrande)
  • Etienne Capoue (Watford)
  • Younes Kaboul (Sunderland)
  • Benjamin Stambouli (PSG)
  • Vlad Chiriches (Napoli)
  • Brad Friedel (Pensiun)

…Harry Kane, siapa lagi? Gol-gol striker Spurs ini musim lalu – 21 gol di Premier League, 31 gol di semua kompetisi – berkontribusi pada 24 dari 64 poin yang didapatkan oleh The Lilywhites, jumlah terbanyak yang diberikan oleh seorang pemain di liga. Jika Spurs ingin memperkecil jarak dengan Chelsea, Keane harus menghindari sindrom musim kedua dan terus mencetak banyak gol musim ini. Dan tidak ada alasan ia tidak akan melakukannya; bagaimanapun, ia telah memiliki satu musim penuh dalam catatannya, termasuk penampilan luar biasanya yang memberikan kemenangan dalam laga melawan Arsenal dan Chelsea dan debutnya di timnas Inggris yang diwarnai dengan gol. Mulai musim ini, sebagai striker pilihan utama Spurs ia seharusnya tak memiliki ketakutan apapun. Bukan hanya Kane yang akan mendapatkan keuntungan dari pengalaman bermain di divisi teratas sepakbola Inggris. Dalam diri Danny Rose, Nabil Bentaleb, Ryan Mason, dan Eric Dier, Tottenham memiliki sekumpulan pemain muda yang siap bertransisi dari anggota rookie di skuat menjadi pemain utama tim.

Apa Yang Bisa Membuat Mereka Gagal

Spurs tidak terlalu bagus di lini belakang. Faktanya, lini belakang mereka sampah. Musim lalu hanya empat tim yang kebobolan lebih banyak gol daripada Tottenham dan dua di antaranya – Burnley dan Hull – terdegradasi. Sementara The Cockerels akan berharap bisa menambal lini belakang mereka dengan merekrut Toby Alderweireld, Kieran Trippier, dan Kevin Wimmer, itu mungkin belum cukup karena sistem yang mereka mainkan lah yang harus diperbaiki. Dalam berbagai kesempatan musim lalu, sistem pertahanan tinggi Pochettino membuat mereka dieksploitasi lawan. Manajer Argentina ini mungkin tak akan mengurangi gaya bermain agresifnya – bagaimanapun, ini adalah gaya khasnya – musim ini bisa menjadi musim yang panjang lagi bagi lini belakang mereka. Masalah lainnya adalah kurangnya kualitas di kedalaman skuatnya. Dalam beberapa bulan terakhirnya sebagai manajer, Tim Sherwood mendeskripsikan skuatnya sebagai ‘much of a muchness’ (terlalu banyak pemain dengan kualitas yang tak berbeda jauh). Sebuah permainan kata khas Sherwood, tetapi itu memang benar adanya: Spurs kekurangan pemain berkualitas bintang di luar beberapa pemain. Saatnya membuka buku cek…

Pertanyaan Besar... 

1) Bisakah Mereka Memperbaiki Penampilan Mereka di Kandang?

Mereka akan perlu melakukannya. Spurs hanya berada di posisi ke delapan dalam hal catatan kandang terbaik di liga musim lalu, mengantongi 33 poin, bandingkan dengan Arsenal yang mengumpulkan 41 poin dan Manchester United mengumpulkan 44 poin. Jika seperti itu empat besar performa kandang terbaik di liga, Tottenham akan perlu meningkatkan permainan mereka dan menemukan cara untuk membuka pertahanan tim-tim lawan yang memilih untuk bertahan dalam dan memainkan serangan balik.  

2) Apakah Pochettino Memiliki Rencana "B"?

SWAAARM! Itu, sederhananya, adalah cara bermain yang diinginkan Pochettino. Masalahnya, ketika gaya bermain penuh aksi ini tidak bekerja – entah apakah melawan tim yang tidak mau bermain dari belakang atau ketika mereka kelelahan – tidak ada alternatif yang bisa dipilih. Entah itu dengan memainkan dua penyerang depan atau menghilangkan inverted wingers, Mauricio perlu mencari alternatif baru.  

3) Bisakah Levy Percaya Kepada Manajernya? 

Ini adalah musim yang besar bagi sang ketua Spurs. Ia perlu mendemonstrasikan bahwa ia memiliki kesabaran, hal yang sejauh ini tidak terlihat dalam kariernya selama 14 tahun di N17. Hal terakhir yang diperlukan oleh tim muda ini adalah penggantian manajer lagi di tengah musim. Pecat Poch dan fans akan berbalik arah. 

Pemain Kunci: Christian Eriksen

Jika bukan Kane, pasti Christian Eriksen. Kalimat tersebut adalah tentang bagaimana tim-tim lawan memandang Tottenham di paruh kedua musim lalu, dan berusaha menghentikan ancaman yang bisa diberikan oleh Spurs dengan mematikan Kane (pencetak gol utama mereka) dan Eriksen (kreator utama mereka). Dan hal itu bekerja dengan baik. Dengan begitu banyak tekanan yang didapat oleh striker Inggris ini untuk kembali menunjukkan performa seperti musim lalu, adalah hal yang vital bagi Eriksen untuk tampil maksimal selama semusim penuh. Ia mendemonstrasikan kualitasnya dengan mencetak gol-gol kemenangan atas Hull, Everton, Swansea, dan Leicester pada musim lalu. Tetapi apa kesamaan dari keempatnya? Semuanya terjadi dalam periode empat minggu. Waktunya untuk melakukannya selama Agustus hingga Mei, Christian.   

Apa Komentar Kami Tentang Mereka Pada Mei 2016

Spurs kembali gagal finis di empat besar. Tetapi musim depan …

Prediksi

Untuk melihat prediksi FourFourTwo tentang Tottenham Hotspur musim ini akan berakhir pada urutan berapa, bersama dengan dua halaman spesial preview, segera baca edisi terbaru spesial kami yang mengulas tuntas musim baru Liga Primer Inggris, yang akan terbit pada hari Sabtu, 1 Agustus.