Analisa

Fred: "Saya Memilih Bermain untuk Mourinho Meski Man City Menawar Saya."

Fred Man City

Gelandang Brasil, Fred, berbincang dengan FourFourTwo tentang Jose Mourinho, yang jadi alasan utamanya memilih untuk bergabung dengan Manchester United.

We are part of The Trust Project What is it?

Pemain berusia 25 tahun ini hijrah ke Old Trafford pada musim panas lalu dengan biaya transfer senilai 52 juta Euro setelah tampil di lebih dari 150 pertandingan untuk Shakhtar Donetsk. Dirinya juga telah mencetak satu gol dalam sembilan penampilannya bersama the Reds Devils.

Rival sekota, Manchester City, juga sempat menaruh keinginan untuk merekrut pemain internasional Brasil ini, saat tim asuhan Pep Guardiola itu menunjukkan ketertarikannya di awal tahun 2018. Meskipun transfer itu tidak terwujud, Fred mengatakan dia tidak perlu bertanya dua kali untuk pindah dari Shakhtar saat Mourinho menunjukkan minat untuk merekrutnya beberapa bulan kemudian.

Dalam perbincangan eksklusif di majalah FourFourTwo edisi Desember 2018, yang sudah keluar sekarang ini, ia mengatakan: “Ya, itu benar, saya menerima tawaran dari mereka [City] dan bahkan mereka berbicara dengan rekan tim Brasil saya yang bermain di klub itu.”

“Mereka mencoba meyakinkan saya untuk bergabung dengan mereka, tetapi pada akhirnya itu tidak terjadi. Kemudian saat musim panas dan, seperti yang saya katakan, ada tawaran lain, termasuk dari United. Saya dengan cepat memutuskan bahwa itu adalah langkah yang tepat untuk saya.”

 “Mourinho adalah pelatih top dan profesional, dan setiap pemain suka bekerja dengan seorang pemenang seperti itu. Saya belajar banyak hal darinya, itu pasti. Dia bisa sangat tegas, tapi itu bagian dari pekerjaannya. Dia juga ramah dan lucu di luar lapangan, dan bercanda dengan kami di ruang ganti. Jose merupakan alasan penting dalam keputusan saya untuk bergabung dengan Manchester United dan saya bersyukur atas minatnya dalam permainan sepakbola saya.”

Shakhtar yang Dingin

Fred menghabiskan lima musim di Shakhtar setelah ia pindah dari Brasil ke Ukraina – rute yang semakin banyak diambil oleh para bintang muda Samba untuk membantu perkembangan mereka – dan kini ia menganggap Manchester adalah rumah yang lebih nyaman dibandingkan dengan rumah sebelumnya.

“Ya Tuhan, Ukraina dingin sekali – apakah Anda pernah ke sana? tanyanya  kepada FFT. “Awalnya saya berpikir tidak mungkin untuk mempertahankan kehidupan dalam kondisi dingin seperti itu. Tetapi kami beradaptasi dan melanjutkan hidup – ya, itulah hidup."

“Manchester jauh lebih nyaman jika dibandingkan dengan Ukraina. Ya walaupun kita masih di musim gugur sekarang  ini, jadi mari kita lihat bagaimana keadaan selama musim dingin nanti...”

Baca wawancara lengkap dengan Fred dalam majalah FourFourTwo edisi Desember 2018, di mana kami mengobrol dengan Zlatan Ibrahimovic tentang kehidupan di LA dan menangani Donald Trump. Kami juga bertemu bintang muda Bayer Leverkusen, Leon Bailey di sebuah ladang yang penuh dengan sapi, imengenang ketika bos-bos Inggris menguasai La Liga, mempelajari segala hal yang perlu diketahui tentang komentar sepakbola, dan menanyakan apa yang terjadi pada Adriano? Plus, Bruce Grobbelaar menjelaskan bagaimana pengalaman mengerikan dalam pertempuran di Perang Rhodesia Bush saat remaja membantunya membela King Kenny di Liverpool. Pesan salinannya sekarang, lalu berlangganan!​

Temukan feature baru setiap harinya di FourFourTwo.com