Blog

Gara-Gara Satu Laga, Bayern Munich Tendang Juan Bernat

Presiden Uli Hoeness mengungkap alasan transfer Juan Bernat ke Paris Saint-Germain musim panas lalu.

We are part of The Trust Project What is it?

Salah satu permasalahan yang disoroti media terkait penampilan negatif Bayern Munich beberapa waktu belakangan adalah kedalaman skuat.

Pelatih Niko Kovac tidak memiliki cukup pemain di sektor full-back selepas menjual Juan Bernat ke Paris Saint-Germain tanpa mencari pengganti sama sekali. Praktis, Kovac harus merotasi materi yang ada di antara Rafinha, Joshua Kimmich, dan David Alaba di posisi tersebut.

Teka-teki transfer Bernat, yang memperkuat Bayern selama empat musim, akhirnya diungkap presiden Uli Hoeness dalam konferensi pers dadakan yang berisi kecaman terhadap pemberitaan media massa, Jumat (19/10).

Ketika Bayern menghadapi tuan rumah Sevilla pada leg pertama babak perempat-final Liga Champions, Bernat tak bisa mencegah Pablo Sarabia yang berhasil membobol gawang Sven Ulreich. Beruntung Bayern akhirnya mampu membalas berkat gol bunuh diri Jesus Navas dan satu gol lagi dari Thiago Alcantara. Bayern lolos ke semi-final setelah leg kedua berakhir 0-0. 

Nasib Bernat tidak beruntung. Sang pemain digantikan Rafinha saat jeda dan hanya bermain empat kali selepas pertandingan itu sampai akhirnya dilego ke PSG.

"Ketika bermain di Seville, dia bertanggung jawab sepenuhnya karena membuat kami hampir tersingkir," cetus Hoeness kepada media.

"Pada hari itu, kami memutuskan kami akan menjualnya karena dia hampir melenyapkan sukses kami di Liga Champions."

Pernyataan Hoeness dijawab rasa heran pihak Bernat karena berkebalikan dengan yang terjadi beberapa bulan lalu.

"Pernyataan Tuan Hoeness sangat tidak pantas," bilang agen Vicente Fores kepada Kerry Hau dari Spox.

"Bernat selalu merasa betah selama empat tahun bersama Bayern dan menemukan banyak teman di klub serta kamar ganti. Dia hanya bisa memberikan rasa terima kasih kepada klub besar ini."

"Tapi yang saya harapkan dari Tuan Hoeness adalah berpikir lebih dahulu sebelum melancarkan pernyataan. Karena beberapa bulan lalu justru dia sendiri yang ingin memperpanjang kontrak sang pemain hingga lima tahun lagi."