Blog

Hasil Pertandingan: Paris Saint-Germain 2-1 Liverpool

Paris Saint-Germain berhasil membungkam Liverpool 2-1, hasil yang membuat finalis musim lalu itu wajib menumbangkan Napoli di laga terakhir.

We are part of The Trust Project What is it?

Neymar mencetak gol menentukan saat memenangkan Paris Saint-Germain di kandang sendiri kontra Liverpool dengan skor 2-1. Hasil ini membuat The Redsdi ambang tersingkir.

Finalis musim lalu UCL itu jadi punya misi wajib mengalahkan Napoli di Anfield dalam partai pamungkas fase grup apabila masih menatap untuk lolos ke babak 16 besar.

Kini, Les Parisiens mengoleksi delapan poin, menempati peringkat kedua di Grup C, ada pun Liverpool berada satu strip di bawahnya dengan nilai enam, berjarak tiga angka dari Napoli selaku pemuncak grup.

Napoli, di saat yang sama, berhasil menang meyakinkan atas Red Star Belgrade dengan skor 3-1.

Kepercayaan diri anak-anak ibu kota Prancis terlihat ketika mereka mampu unggul duluan saat laga berjalan 13 menit.

Berawal dari clearance tidak sempurna dari Virgil van Dijk, bola jatuh di kaki Juan Bernat, yang memaksimalkan untuk mencetak gol pembuka. 1-0, PSG di atas angin.

Kegembiraan publik tuan rumah kian bertambah ketika PSG menggandakan kedudukan.

Adalah Neymar yang turut mencatatkan namanya di papan skor. Penyelesaian akhir yang buruk dari Edinson Cavani menghasilkan bola rebound dan superstar Brasil itu kemudian menyonteknya dengan sempurna.

Torehan ini merupakan gol ke-31 Neymar di ajang Liga Champions, mengungguli legenda Kaka sebagai pemain Brasil dengan gol terbanyak di kompetisi terbaik antarklub Eropa itu.

Di pengujung babak pertama, Sadio Mane terjatuh di area terlarang setelah terjadi kontak fisik antara dia dan Angel Di Maria. Wasit Szymon Marciniak sempat memberikan tendangan penjuru sebelum merevisi keputusannya dan memberikan penalti bagi Liverpool.

James Milner yang maju sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan baik. Gol ini menandai penampilan ke-150 sang gelandang veteran bersama klub Mersyeside.

Di paruh kedua, Jurgen Klopp berupaya mengejar ketertinggalan dengan memainkan para pemain menyerang seperti Daniel Sturridge dan Xherdan Shaqiri. Akan tetapi, PSG berhasil membalaskan dendamnya dari kekalahan 3-2 di Anfield, September lalu.