Igor Sergeev: Mesin Gol dengan Sentuhan Emas dari Uzbekistan

Dalam sebuah tim Uzbekistan yang baru dan muda, Sergeev bisa dikatakan sebagai bintang utamanya. Scott McIntyre memberikan penjelasan mengenai striker jangkung ini dan kualitas yang dimilikinya...

KISAH 60 DETIK

FAKTA-FAKTA

  • Tanggal Lahir: 30 April 1993
  • Tempat Lahir: Tashkent, Uzbekistan
  • Tinggi: 1,85 meter
  • Posisi: Penyerang
  • Klub Saat Ini: Pakhtakor

Sebagai seorang striker kurus dan tinggi dengan insting mencetak gol yang tinggi, Sergeev adalah finisher yang sudah dianggap sebagai salah satu prospek muda terpanas di Asia.

Di usia yang baru 22 tahun, dia sangat berpengalaman di tingkat nasional dan klub dan telah bersinar pada setiap level yang dimainkannya, termasuk bermain di Piala Dunia FIFA U-20 2013, Piala Asia 2015, atau pertandingan liga dometik dan Liga Champions yang tak terhitung jumlahnya bersama klub tempat ia menghabiskan karirnya sejauh ini, Pakhtakor.

Di negara yang tidak terkenal sebagai penghasil penyerang tengah berkualitas, Sergeev pada usianya sudah menjadi salah satu pemain yang paling sangat dipuji, dan hanya masalah waktu sebelum dia merumput di level yang lebih tinggi.

Ia memiliki kecepatan yang lumayan untuk ukurannya

MENGAPA ANDA PERLU MENGENALNYA

Ada alasan mengapa finisher murni begitu dicari dan sudah cukup lama sejak Asia Tengah, dan Asia pada umumnya, menghasilkan pemain dengan kualitas seperti yang dimiliki Sergeev.

Sergeev adalah, sederhananya, seorang pencetak gol yang mematikan dan produktif

Setelah membuat debutnya di Pakhtakor pada awal tahun 2011 ia dengan cepat membuktikan dirinya sebagai pemain kunci dalam tim yang dipenuhi bakat, ia membantu klubnya meraih gelar liga pada tahun 2012, 2014 dan 2015.

Bakatnya untuk mencetak gol secara reguler juga ditempa sejak dini, dengan menyelesaikan musim 2014 sebagai pencetak gol kelima tertinggi di liga dan kemudian melejit sebagai top skorer musim lalu dengan 23 gol - jumlah gol tertinggi di liga Uzbekistan sejak tahun 2005.

Performa tersebut berlanjut di ACL 2016, di mana ia mencetak gol dalam tiga pertandingan pertama babak grup dan di tingkat internasional saat ia mencetak empat gol untuk membantu Uzbekistan memimpin puncak grup kualifikasi mereka.

Mereka memenangkan tujuh dari delapan pertandingan mereka dan berada dalam posisi yang kuat untuk mencapai putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Sergeev adalah, sederhananya, seorang pencetak gol yang mematikan dan produktif.

KEKUATAN

Dengan tinggi badan mencapai 1,85 meter, dia jelas seorang pemain yang unggul dalam duel udara, tapi begitu juga halnya dengan duel di atas lapangan.

Mungkin lebih dikenal sebagai predator kotak penalti, dia juga ahli mencetak gol dari berbagai posisi dan situasi, tapi ia cenderung menunggu para pemain di belakangnya dan membiarkan naluri alaminya untuk melakukan sisanya.

Bahkan sejak usia muda bakatnya sebagai predator telah terlihat jelas, tidak hanya di Uzbekistan tetapi juga di hadapan para penikmat sepak bola di Asia.

Mengatakan ia adalah bagian kunci dari tim Uzbekistan yang melangkah hingga ke semifinal AFC U-19 Championships 2012 adalah hal yang kurang cukup untuk menggambarkannya.

Dia mencetak gol di lima pertandingan secara beruntun untuk meraih penghargaan Golden Boot dan membantu negaranya lolos ke Piala Dunia U-20 pada tahun berikutnya di Turki.

Dan dia lagi-lagi melakukannya, dengan mencetak dua gol ketika Uzbekistan secara sangat mengejutkan mencapai perempat final, di mana mereka kalah unggul dengan tim Prancis yang berisi para pemain seperti Paul Pogba dan Kurt Zouma.

Sergeev telah menarik cukup banyak perhatian sejak muda. Foto: the-uff.com

KELEMAHAN

Ia bukanlah striker yang sangat aktif, dan terkadang enggan ikut turun ke belakang dan membantu untuk menekan dan bertahan, Sergeev mungkin harus melengkapi aspek-aspek permainannya, untuk mengambil langkah berikutnya menuju karir yang panjang di luar negeri.

APA KATA MEREKA

"Saya pikir dia memiliki masa depan yang BAGUS di klub dan tim nasional, tapi dia tidak boleh berhenti pada tingkat ini, ia harus selalu meningkatkan diri – saya pikir dia bisa melakukannya dan dia bisa menjadi salah satu yang terbaik di Uzbekistan." - Mantan pelatih tim nasional Uzbekistan, Mirdjalal Kasimov, setelah Sergeev mencetak gol kemenangan melawan Korea Utara di babak penyisihan grup di Piala Asia tahun lalu.

TAHUKAH ANDA?

Bintang kelahiran Tashkent berusia 22 tahun ini adalah keturunan Rusia, di negara yang populasi masyarakatnya dari latar belakang etnis tersebut kurang dari 10 persen.

APA YANG AKAN TERJADI SELANJUTNYA?

Dia juga layak untuk mendapatkan sebuah tempat di liga-liga menengah Eropa

Langit adalah batas untuk penyerang muda ini, dengan Pakhtakor sudah menolak beberapa tawaran dari klub luar negeri yang ingin merekrut bintang mereka.

Sepertinya ini cuma masalah waktu sebelum sang pemain berniat untuk menguji dirinya di level yang lebih tinggi.

Ada kemungkinan ia bisa mengikuti beberapa rekannya ke liga-liga besar Asia di Cina atau Timur Tengah, sementara dia juga layak untuk mendapatkan sebuah tempat di liga-liga menengah Eropa.