Wawancara

"Indonesia Lebih Unggul Secara Individu, Tetapi Islandia Unggul Taktis"

Pelatih timnas Islandia Heimir Hallgrimsson menyebut Islandia tampil lebih taktis menghadapi Indonesia saat mengalahkan pasukan Luis Milla dengan skor 1-4 di stadion GBK, Minggu (14/1).

We are part of The Trust Project What is it?

Pelatih timnas Islandia, Heimir Hallgrimsson, memberikan pujian kepada para pemain Indonesia yang menurutnya unggul dari segi kualitas individu saat timnya menang 1-4 dalam laga persahabatan di stadion Gelora Bung Karno, Minggu (14/1).

"Tim Indonesia yang ini (dibandingkan Indonesia Selection yang bermain di Jogja) memang lebih bagus, lebih ada organisasi permainan, gaya main mereka pun jelas. Harus diakui Indonesia lebih unggul daripada kami secara individu, namun kami unggul dalam hal taktik dan fisik. Tapi dari sisi individu, Indonesia memang punya pemain-pemain yang bagus," ujar Heimir Hallgrimsson setelah pertandingan. 

"Tujuan kami datang ke sini adalah untuk bisa menghadapi tim-tim dengan gaya yang berbeda, karena di Piala Dunia kami akan menghadapi tim-tim dari Asia dan Afrika, dan kami tidak pernah mengalaminya sebelumnya karena kami terbiasa bermain di Eropa," lanjutnya. 

Hallgrimsson juga memberikan dukungan untuk perkembangan sepakbola Indonesia serta berterima kasih atas sambutan yang diberikan selama timnya menjalani rangkaian dua laga persahabatan di Tanah Air.

"Saya melihat Indonesia punya banyak individu yang bagus. Saya tahu negeri ini sangat gila sepakbola, dan saya yakin sepakbola Indonesia bisa berkembang lebih cepat daripada yang diperkirakan orang."

"Saya berharap semoga sukses untuk Indonesia ke depannya. Terima kasih untuk semua pihak, baik PSSI maupun masyarakat Indonesia, yang sudah mengatur kunjungan kami ke sini. Saya kagum karena semua orang Indonesia yang kami temui di sini selalu tersenyum, dan itu membuat saya ingin melakukannya juga ke depannya," pungkasnya.

"Saya berharap Indonesia bisa masuk ke putaran final Piala Dunia suatu saat nanti dan semoga kita bisa bertemu lagi, tapi kali ini di Piala Dunia."