Blog

Intip Lawan Piala Asia U-16: Gambaran Kekuatan Iran, Vietnam & India

Rangkuman gambaran kualitas Iran, Vietnam dan India yang akan menjadi lawan Garuda Muda di Piala Asia U-16.

We are part of The Trust Project What is it?

Tim nasional Indonesia U-16 akan memulai target mengejar impian menembus Piala Dunia U-17 2019 dengan terlebih dahulu ambil bagian dalam Piala Asia U-16 di Malaysia tahun ini.

Berada di Grup C, pasukan Garuda Muda akan menghadapi kekuatan raksasa Asia, Iran, tim nomor satu Asia Selatan, India serta rival Asia Tenggara, Vietnam. Berikut gambaran ketiga calon lawan anak asuh Fakhri Husaini.

IRAN

Iran fans

Iran datang ke turnamen tahun ini menyandang status sebagai favorit juara, ini tak lepas dari pencapaian mereka pada edisi 2016 ketika keluar sebagai runner-up. Di bawah arahan pelatih Abbas Chamaian yang sudah menangani tim sejak dua tahun lalu, termasuk di Piala Dunia U-17 2017 di India, praktis Iran sudah memiliki kekompakan yang matang. Skuat yang ada saat ini memang berbeda dari sebelumnya, namun racikan Chamaian yang mengandalkan kekuatan fisik masih tampak, terbukti dalam laga persiapan terakhir jelang Piala AFC U-16 mereka meraih kemenangan 1-0 atas Oman di Tehran.

Pemain kunci: Hossein Hajizadeh

Striker didikan KIA Football Academy berusia 15 tahun tersebut merupakan topskor turnamen persahabatan U-16 yang diadakan di Tiongkok pada awal tahun ini. Sebelumnya, Hajizadeh hanya sekadar menjadi pelapis Shervin Rezaei, yang tak dibawa untuk turnamen kali ini. Maka, ini saat yang tepat bagi Hajizadeh untuk bersinar dengan bekal kualitas individu teknik yang dimilikinya.

Prestasi Iran di Piala Asia U-16: Juara (2008), runner-up (2000, 2016).

VIETNAM

Vietnam & Filipina

Mayoritas penggawa Vietnam untuk Piala AFC U-16 kali ini berasal dari tiga akademi ternama mereka, yakni PVF, Viettel dan Hanoi. Turnamen ini diharapkan Vietnam menjadi ajang penebusan pasukan Vu Hong Viet setelah gagal mempertahankan gelar juara Piala AFF setelah disingkirkan Indonesia di fase grup tahun ini. Pamor sepakbola Vietnam belakangan ini tengah menanjak berkat kisah sukses skuat U-23 mereka di Piala Asia serta Asian Games dan diharapkan mampu menjadi pelajaran pasukan U-16. Sebelum terbang ke Malaysia, Vietnam menggelar pemusatan latihan selama 10 hari di Jepang dan meraih pengalaman berharga meski kalah 4-1 lawan Naebashi Ikuhei U-18, 3-0 lawan Shimizu S-Pulse U-18 serta imbang tanpa gol lawan Fukushima U-18.

Pemain kunci: Dinh Thanh Trung

Gelandang serang milik akademi Viettel yang juga piawai bermain sebagai striker tersebut akan menjadi andalan Vietnam untuk turnamen kali ini. Kualitasnya yang mengandalkan kecepatan bisa merepotkan pertahanan tiam lawan dan ketajamannya sudah terbukti kala menjadi topskor kedua Piala AFF 2018 lalu dengan torehan delapan gol.

Prestasi Vietnam di Piala Asia U-16: Posisi keempat (2000).

INDIA

India U-16 vs Oman

India melakukan persiapan dengan sangat serius jelang Piala Asia U-16 tahun in bergulir dengan memasang target melebihi prestasi terbaik mereka kala menembus perempat-final edisi 2002 lalu sekaligus mengintip peluang menjadi semi-finalis agar lolos ke Piala Dunia U-17 tahun depan. Anak asuh Bibiano Fernandes sudah ambil bagian dalam sejumlah turnamen guna memanaskan mesin tempur mereka dalam enam bulan terakhir, mulai dari mennggelar tur di Serbia, Tiongkok, Thailand dan Malaysia. Salah satu pencapaian mengesankan mereka dalam kurun waktu tersebut adalah menang atas juara bertahan Irak 1-0 ketika bertemu di kompetisi U-16 Asia Barat pada Agustus lalu.

Pemain kunci: Vikram Pratap Singh

Bomber berusia 16 tahun tersebut menjadi pemain India yang paling bersinar dalam kejuaraan U-16 Asia Barat bulan lalu. Selain terpilih sebagai pemain terbaik (MVP) turname, Vikram juga merupakan mesin gol India dan keganasannya dalam membobol gawang lawan sudah teruji saat bertemu tim-tim lebih kuat seperti Yordania, Jepang hingga tim U-17 milik Besiktas. Sang pemain jebolan Chandigarh Football Academy akan kembali menjadi tumpuan India untuk Piala Asia tahun ini.

Prestasi India di Piala Asia U-16: Perempat-final (2002).