Jawaban Pasti Massimilliano Allegri

Kecintaan Rastiaka Atha Hestaviyasa terhadap Juventus, dituangkan dalam artikel suara fans ini. Jurnalis musik yang sukses malang melintang di HAI, Provoke! dan sekarang di MixRadio ini mengeluarkan pendapatnya tentang pengganti Conte di Turin...

Kebahagiaan batin terjadi ketika Juventus benar-benar datang ke Indonesia Agustus 2014 lalu. Mimpi yang masih terus dibangun untuk datang langsung ke Juventus Arena untuk menyaksikan Juventus secara langsung yang entah kapan akan terealisasi cukup terjawab dalam momen ini.

Beruntung saya berhasil menjadi salah satu fotografer dalam pertandingan itu. Berada sangat dekat dengan pemain-pemain seperti Gianluigi Buffon, Andrea Pirlo, Giorgio Chiellini, Claudio Marchisio, Paul Pogba, Carlos Tevez hingga Fernando Llorente dalam sesi latihan dan pertandingan jelas menjadi pengalaman yang tidak bisa dibayar dengan apapun.  

Dalam kunjungan tersebut saya juga sempat bertemu singkat dengan Allegri. Sebuah sesi foto kilat dalam kerumunan berhasil saya ambil dengan beliau. Terkesan dingin namun waktu itu ia tersenyum ramah lalu melangkah pergi. Saya termasuk salah satu dari sekian juta Juventini di dunia yang tidak yakin akan kemampuan beliau untuk meneruskan jejak sukses Conte, apalagi dengan jawaban singkatnya di dalam press conference atas pertanyaan tentang tantangan musim 2014/2015.

Kala itu semua abu-abu, tidak ada yang bisa menjawab bagaimana Allegri akan meramu tim Juventus setelah sebelumnya gagal di AC Milan. Sebagai Juventini yang enggan ngotot, saya hanya bisa pasrah untuk menikmati perjalanan Pirlo dkk musim ini. Menang atau kalah, semangat saya dalam sepakbola 100% tercurah untuk Juventus sejak mengenal Del Piero ketika duduk di sekolah dasar dulu. 

Talk less do more, Allegri berhasil menjawab keraguan Juventini sedunia yang melebihi pendahulunya Conte. Jujur saya sebal ketika Juventus melepas salah satu pemain favorit saya setelah kepergian Del Piero, Sebastian Gionvico. Tetapi satu persatu kemenangan datang dan terus melaju hingga Juventus sukses memertahankan Scudetto Serie A, memenangkan Coppa Italia dan menumbangkan klub penuh bintang, Real Madrid lalu mencapai final Liga Champions.

Keberhasilan yang membuktikan jika sepakbola adalah permainan 11 orang bukan bertumpu pada satu sosok yang menjadi tumpuan. Terima kasih juga karena telah membuktikan jika Pereyra, Alvaro Morata, Coman hingga Sturaro adalah materi-materi penting untuk membangun tim yang kuat dan solid ketimbang mendatangkan nama-nama besar. 

Musim ini menjadi bukti nyata yang menjadi sebuah pukulan telak untuk semua cibiran dan keraguan penggemar Juventus termasuk saya kala itu. From zero to hero, yes you're the hero! Forza Juve!

Sumber gambar: Goal.com