Blog

John Obi Mikel: Handball Marcos Rojo Harusnya Penalti!

Kapten Nigeria ini yakin timynya pantas mendapat penalti kedua, meski wasit mengatakan sebaliknya.

We are part of The Trust Project What is it?

John Obi Mikel menyayangkan klaim penalti yang diabaikan wasit di laga krusial antara Nigeria dan Argentina, ketika bola Marcos Rojo mengenai tangannya di babak kedua.

The Super Eagles menjaga asa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 setelah merespons gol Lionel Messi di babak pertama. Victor Moses menyamakan kedudukan melalui penalti, namun Nigeria merasa seharusnya mendapat kans kedua dari titik putih jika wasit tidak mengabaikan protes handball timnya.

Di dalam kotak penalti Argentina, Rojo melompat dan menanduk bola yang kemudian mengenai tangannya, lantas menimbulkan protes keras dari Nigeria dan konsulasi VAR menyatakan tidak ada pelanggaran yang mesti berbuah penalti.

Sampai akhirnya bek Manchester United itu mencetak gol kemenangan di menit ke-86, namun Mikel tak mau melepaskan masalah penalti ini begitu saja.

“Menurut saya itu jelas penalti,” tegasnya kepada reporter.

“Jika Anda melihat laga Portugal kemarin, yang kali ini lebih buruk. Kami melihatnya lagi di ruang ganti. Itu jelas handball.”

Iran dihadiahkan penalti dalam duel dengan Portugal setelah Sardar Azmoun mengarahkan bola ke tangan Cedric.

Ketika itu, teknologi VAR juga dilibatkan untuk pengambilan keputusan, namun Nigeria tak mendapat keuntungan serupa 24 jam kemudian.

Mikel, sebagai kapten timnas, berdiskusi dengan wasit Cuneyt Cakir dan, meski wasit terlihat memberi tahunya soal bola mengenai kepala Rojo lebih dulu, mantan gelandang Chelsea itu mengaku tidak menerima penjelasan berarti.

“Wasit melihat VAR. Ia bilang itu menyentuh tangan. Saya bertanya mengapa tidak diberikan penalti, tapi ia bilang tidak tahu.”

Kalah 2-1, Nigeria harus angkat koper di babak grup, sementara Argentina bangkit dari keterpurukan untuk menyegel babak 16 besar melawan Prancis.