Blog

Jose Mourinho: Chelsea Yang Jual Mohamed Salah, Bukan Saya!

Mourinho menegaskan bahwa keputusan untuk menjual Salah adalah murni dari pihak Chelsea dan bukan datang darinya.

We are part of The Trust Project What is it?

Jose Mourinho enggan disalahkan setelah merelakan Mohamed Salah pergi dari Chelsea saat ia masih menjabat sebagai manajer.

Salah merapat ke Stamford Bridge dari Basel di angka £11 juta pada musim dingin 2014 lalu, namun yang bersangkutan hanya tampil 19 kali untuk klub sebelum dipinjamkan ke Fiorentina dan AS Roma, dengan klub terakhir akhirnya mempermanenkan jasanya pada Agustus 2016.

Kebintangan pemain internasional Mesir itu lantas meroket bersama Roma hingga membuat Liverpool menebusnya sebesar £34 juta pada Juni 2017. Dan sejak itu, Salah menahbiskan dirinya sebagai penyerang papan atas.

Ditanya soal Salah, Mourinho mengatakan: "Pihak klub memutuskan untuk menjualnya, itu bukan saya [yang melakukannya]. Saya yang mendatangkannya, saya tidak menjualnya, dan hubungan saya dengan dia bagus, sekarang juga bagus," ujarnya kepada beIN SPORTS.

"Saya pikir dia tidak menyesali kepindahannya itu karena semuanya berjalan dengan baik. Semuanya berjalan lancar untuk dia dan perkembangannya juga bagus namun, pada saat itu, dia adalah pemain yang punya tekad besar untuk bermain setiap pekan sedangkan kami tidak bisa memberinya."

Mourinho menambahkan: "Banyak hal yang disangkakan selama ini tidak benar. Orang-orang mencoba menyudutkan saya sebagai pelatih yang menjual Salah; saya ini justru yang mendatangkannya. Itu jelas-jelas keliru."

"Saya melawan Basel di Liga Champions. Salah waktu itu masih di Basel. Ketika saya bermain melawan tim seperti itu, saya menganalisis tim tersebut dan para pemainnya untuk waktu yang cukup lama dan saya jatuh cinta kepada dia. Sehingga saya mendatangkannya."

"Saya memaksa pihak klub untuk membelinya dan, waktu itu, kami sudah punya barisan penyerang fantastis – [Eden] Hazard, Willian – kami punya talenta hebat di sana. Namun saya bilang untuk membeli anak tersebut."

"Dia waktu itu lebih seperti winger yang melakukan tusukan ketimbang striker seperti sekarang ini," tutup Mourinho.