Blog

Jose Mourinho Ungkap Cara Maksimalkan Mesut Ozil

Juru taktik flamboyan asal Portugal itu mengungkap cara memaksimalkan potensi Mesut Ozil, yang kini melempem di Arsenal.

We are part of The Trust Project What is it?

Nasib Mesut Ozil di Arsenal makin tak menentu. Kendati berstatus sebagai pemain dengan gaji termahal di klub, kini tak lagi jadi andalan.

Performa Ozil sejak musim lalu hingga kini memang amat mengecewakan. Dia urung lakoni perannya sebagain inspirator permainan dan kerap dituding sebagai biangkeladi hasil buruk The Gunners.

Manajer Arsenal, Unai Emery, bahkan tidak menurunkan Ozil dalam dua laga terakhir. Padahal gelandang berusia 30 tahun itu sudah pulih dari cedera ringannya.

Mesut Ozil Unai Emery Arsenal Leicester

Merespons situasi terkini Ozil, eks pelatihnya di Real Madrid, Jose Mourinho, lantas membagi ilmunya untuk mengeluarkan potensi terbaik "Si Burung Hantu". Seperti yang dilakukannya di Los Galacticos dahulu.

"Jujur, saya tidak tahu apa yang sedang terjadi, apakah Ozil memiliki masalah fisik atau tidak," buka Mourinho di beIN Sports.

"Saya tahu bahwa ada beberapa masalah sehubungan dengan kontraknya, Ozil [sempat] akan pergi [dari Arsenal] dengan gratis tapi kemudian tidak bisa terjadi secara gratis. Pada akhirnya dia menandatangani kontrak [baru] dan memutuskan untuk tetap tinggal.

"Tampak tidak ada masalah [lagi] dengan kontrak, jadi saya percaya ada sesuatu dari sudut pandang fisik atau terdapat konfrontasi ide [permainan] dengan Unai [Emery]. Saya pikir ini adalah kejadian natural dalam sepakbola, memang seperti ini.

"Dengan saya, Ozil bermain luar biasa tetapi mungkin tidak dengan Unai. Dan mungkin pemain tertentu yang saya ingat tidak fenomenal dengan Unai, tapi justru tidak bekerja dengan baik di bawah saya. Ini empati yang natural.

"Saya hanya merasa bahwa Ozil adalah jenis pemain yang membutuhkan kedua sisi tersebut. Di satu sisi, jika Anda hanya bersikap manis dengannya, Anda bakal kehilangan agresi alami karena dia bukan pemain dengan fisik yang kuat, fisik dalam hal agresi .

"Jika Anda terlalu keras pada Ozil dan lupa bahwa dia juga membutuhkan sedikit perhatian, sedikit cinta, Anda tidak akan menemukan keseimbangan yang tepat. Jadi saya pikir ini tentang menemukan keseimbangan yang tepat dengannya," jelas The Special One.