Kehidupan Pemain Liverpool di Final Liga Champions 2005 Saat Ini

Dalam fitur terbaru ForuFourTwo, 'Di Mana Mereka Sekarang?', kami menelusuri jejak dari anggota skuat Liverpool yang memenangkan Liga Champions 2005 untuk mengetahui apa yang mereka lakukan saat ini...

Jerzy Dudek

Jerzy Dudek akan selalu ditanyai orang-orang atas aksi-aksinya yang krusial dalam kemenangan Liverpool di partai final LIga Champions 2005. Meski mampu bangkit dengan luar biasa dari ketertinggalan tiga gol di babak pertama, The Reds masih bisa kalah jika tak memiliki kiper hebat.

Kiper asal Polandia ini menjadi pahlawan setelah menggagalkan dua peluang emas Andriy Shevchenko di menit-menit terakhir babak tambahan, sebelum menghentikan dua penalti dari Andrea Pirlo dan Shevchenko di babak adu penalti.

Setelah melakukan aksi heroik di laga itu, Dudek malah kehilangan posisinya di tim inti semusim berikutnya dari Pepe Reina, sebelum akhirnya memilih hijrah ke Real Madrid pada 2007, di mana ia hanya membuat dua penampilan di La Liga selama empat tahun sebagai pelapis Iker Casillas.

Memutuskan pensiun pada 2011, sang kiper kembali lagi ke lapangan hijau pada 2013 untuk membuat satu penampilan terakhir dalam kemenangan 2-0 di laga persahabatan Polandia dengan Liechtenstein. Ia menggenapkan 60 penampilannya bersama timnas, angka minimal yang dibutuhkan agar masuk daftar ke dalam Hall of Fame di negaranya, Polandia.

Pada 2014 lalu, ia menyelesaikan musim pertamanya sebagai pebalap mobil di Volkswagen Castrol Cup, menjadi duta untuk final Europa League di Warsawa, dan pada tahun 2016 merilis otobiografinya, A Big Pole in Our Goal.

Photo: Liverpoolfc.com

Steve Finnan

Dia mungkin hanya mencetak satu gol di Premier League bersama Liverpool, tapi gol itu menjadikannya sebagai salah satu dari dua pemain yang berhasil mencetak gol di lima pisi tertinggi sepak bola Inggris.

Finnan adalah full-back inti The Reds pada tahun 2004 hingga 2008, dan ia pun tampil di dua final Liga Champions pada 2005 dan 2007, tapi kehilangan posisinya saat Rafael Benitez lebih memilih pemain Spanyol, Alvaro Arbeloa.

Ia kemudian pindah ke Spanyol, namun cedera membatasi penampilannya di atas lapangan dan ia dikaitkan kembali dengan klub Premier League. Ia akhirnya kembali bersama Portsmouth pada 2008 tapi tidak ditawari kontrak baru setelah klub tersebut mengalami kebangkrutan dan terdegradasi.

Anehnya, saat Reuni Istanbul direncanakan tahun lalu, Finnan merupakan satu-satunya pemain yang tak terlacak jejaknya. Ini membuat media sosial Twitter dipenuhi tagar #FindStevenFinnan. Akhirnya pria yang kini berusia 39 tahun itu diketahui tengah menjalankan bisnis properti di London bersama saudara laki-lakinya.

Pages