Kejutan Leipzig dan Inkonsistensi Dortmund: Apa yang Terjadi Pada Bundesliga Musim Ini

Bundesliga memang benar-benar penuh kejutan. Taufik Nur Shiddiq membahas bagaimana RB Leipzig menciptakan kejutan besar di Jerman dan apa yang terjadi pada Borussia Dortmund yang terdampar di papan tengah...

Begini prediksi awalnya: Borussia Dortmund, yang musim lalu tampil begitu gemilang namun hanya mampu menjadi runner-up karena Bayern Munchen menaikkan standar mereka yang sudah tinggi sedari awal, bisa menguasai puncak klasemen Bundesliga musim ini dengan memanfaatkan masa transisi yang sedang dijalani Bayern. Itu, atau setidaknya menempel ketat Bayern dalam perburuan gelar juara.

Begini kenyataannya setelah sepuluh spieltag: Bayern di puncak, tak berjarak dengan kesebelasan yang menempati posisi kedua. “Kesebelasan yang menempati posisi kedua”, karena kesebelasan yang menempati posisi kedua setelah sepuluh pekan Bundesliga musim ini berjalan bukan Dortmund. Die Schwarzgelben saat ini berada di peringkat kelima, berselisih enam poin dari Bayern.

Kejutan Bundesliga bukan itu saja. Kesebelasan-kesebelasan yang menempati tiga tempat di antara Bayern dan Dortmund, dari posisi keempat hingga kedua, adalah Hertha Berlin, TSG Hoffenheim, dan RasenBallsport Leipzig. Lalu di mana kesebelasan-kesebelasan langganan papan atas? Di mana FC Schalke 04, Borussia Monchengladbach, Bayer Leverkusen, dan VfL Wolfsburg? Bukan tercecer sedikit di luar papan atas, jawabannya. Karena dua posisi di belakang Dortmund saja ditempati FC Koln dan Eintracht Frankfurt, dan keduanya memiliki jumlah poin yang sama dengan Dortmund.

Kejutan, kejutan!

Benar, masih ada 24 pekan hingga akhir musim. Namun setelah sepuluh pertandingan, kekuatan dan kelemahan setiap kesebelasan jelas sudah tergambar, bukan?

Yang paling ramai dibicarakan saat ini adalah Leipzig. Mengenai ramai dibicarakannya Leipzig, memang ada faktor model bisnis yang membuat die roten Bullen menjadi bahan cibiran, namun di luar itu Leipzig dibicarakan karena penampilan mereka; klub promosi, memiliki jumlah poin yang sama dengan Bayern setelah sepuluh pekan, bagaimana tidak?

Leipzig dibicarakan karena penampilan mereka; klub promosi, memiliki jumlah poin yang sama dengan Bayern setelah sepuluh pekan, bagaimana tidak?

Bersama Hoffenheim (dan Bayern, tentu saja), Leipzig belum pernah kalah di Bundesliga musim ini. Yang membedakan keduanya: Hoffenheim memiliki jumlah kemenangan dan hasil imbang yang sama (lima kemenangan dan lima hasil imbang) sementara Leipzig memiliki jumlah kemenangan dan hasil imbang yang sama banyak... dengan Bayern. Leipzig sudah meraih tujuh kemenangan dan hanya tiga kali bermain imbang. Bagaimana Leipzig bisa menempati peringkat dua, walau demikian, tidak sesederhana 24 poin dari sepuluh pertandingan.

Leipzig bukan hanya mampu menghindar dari kekalahan, mereka mampu menang melawan saingan langsung, melawan kesebelasan-kesebelasan yang posisinya berdekatan dengan mereka di tabel klasemen sementara dan/atau kesebelasan besar (Contoh di spieltag 2: Leipzig 1-0 Dortmund). Itulah yang mengantar Leipzig menembus papan atas. Ditambah dengan performa yang stabil, Leipzig mampu memanfaatkan segala peluang untuk mengeruk keuntungan terbesar. Leipzig mampu meraih hasil maksimal kala saingan-saingan mereka tersungkur (Contoh lain di spieltag 10: Bayern 1-1 Hoffenheim, Leipzig 3-1 Mainz).

Tentu jumlah poin dan hasil pertandingan hanya deretan angka. Bagaimana deretan angka itu tersaji, itulah pertanyaannya. Jawabannya: para pemuda.