Kelemahan Arsenal Yang Bisa Dimanfaatkan Oleh Hull City

Hector Bellerin dan Nacho Monreal bermain sangat baik dalam beberapa bulan terakhir, tetapi dua pemain tersebut memiliki kelemahan mendasar, seperti yang dijelaskan oleh Alex Keble...

Walaupun bursa taruhan mengunggulkan Arsenal, tetapi kemenangan Hull atas Crystal Palace dan Liverpool kala menggunakan formasi 3-5-2 bisa membuka kelemahan the Gunners di posisi bek sayap.

Selalu diberkati dengan pesepakbola yang bertalenta tinggi, kelemahan Arsenal dalam beberapa tahun terakhir ini adalah rapuhnya lini pertahanan mereka secara keseluruhan, taktik yang tidak seimbang dan penyerang-penyerang yang suka mendadak mandul. Sekarang, Olivier Giroud telah menemukan kemampuannya mencetak gol, Aaron Ramsey juga sukses memberikan permainan yang indah nan efektif dan Francis Coquelin telah lahir kembali. Dengan ini, kita bisa bilang bahwa tim asuhan Arsene Wenger telah kembali.

Satu-satunya permasalahan Arsenal adalah posisi full-back atau bek sayap mereka, dimana Hector Bellerin dan Nacho Monreal bermain di posisi itu. Dua pemain ini bertanggung jawab dari empat gol terakhir yang masuk ke gawang Arsenal, dengan penyerang-penyerang lawan sukses mengalahkan mereka di dalam dan di luar kotak penalti. Formasi terbaru Hull 3-5-2, dengan bek sayap yang selalu maju untuk membantu serangan dari lini belakang, bisa membuat masalah bagi dua pemain tersebut.

Fokus penting dari 3-5-2 adalah permainan yang penuh tipu daya, dimana kedua sayap mereka bisa selalu maju dan mundur tergantung dengan kebutuhan tim. Hal ini mengakibatkan adanya ruang kosong yang ditinggalkan oleh mereka dan sukses menipu banyak pemain lawan.

Saat menang 2-0 dari Crystal Palace, gol pertama Hull tercipta dari pergerakan cerdik Robbie Brady yang lari dari sayap kiri mereka dan mengejutkan lawannya. Setelah itu, mantan pemain Manchester United tersebut sukses memberikan umpan matang kepada Dame N'Doye untuk mencetak gol pertama timnya. Martin Kelly dan Wilfried Zaha mengira bahwa ada salah satu dari merekalah yang bertanggung jawab untuk mengejar Brady. Sama seperti yang terjadi pada Selasa malam, kala Ahmed Elmohamady mengirimkan umpan silang yang berbuah gol karena Glen Johnson atau Raheem Sterling tidak menutup pergerakan pemain tersebut.

Hull konsisten untuk mengalirkan bola kepada para bek sayap mereka, yang akan melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti setiap ada kesempatan.

Bellerin dan Monrealsering sekali bermain telalu maju ketika rekan-rekannya mendominasi penguasaan bola dan dengan serangan balik yang cepat dari Brady dan Elmohamady, Wenger harus benar-benar menginstruksikan kedua pemain tersebut agar bermain dengan sangat disiplin, kebingungan atau kesalahan sedikit, Hull City bisa langsung mengambil keuntungan dari hal itu.