Kenapa Manchester United Akan Menyadari Bahwa Aston Villa Adalah Lawan yang Aneh

Alex Keble memprediksi pertandingan ini menjadi pertandingan yang berat bagi anak asuh Louis van Gaal di Villa Park...

Pertahanan "Rapuh" Villa vs Wayne Rooney

Manchester United berada dalam posisi yang sedang mengerti permaianan dengan pola 3-5-2 yang di terapkan Louis van Gaal, saat melawan Liverpool para pemain bek sayap mereka berhasil mengekploitasi area kosong yang membuat pemain tengah United menguasai pertandingan.

Trio pemain tengah mereka berada di belakang dua pemain depan yang meninggalkan ruang bagi Antonio Valencia dan Ashley Young, untuk terus menekan Liverpool dari sisi sayap kiri dan kanan.

Pemain tengah United dan penyerangnya bermain secara dominan di tengah dan membukan ruang bagi bek sayap kiri untuk maju ke depan.

Tetapi sayangnya formasi ini membutuhkan lawan memainkan permainan terbuka untuk sukses - dan melawan Aston Villa, dimana mereka bermain sangat dalam dengan pemain belakang yang compact, berarti United tidak akan mudah untuk menguasai lapangan.

Berbeda dengan Liverpool yang minggu lalu pertahanannya berantakan, Villa bermain sangat disipilin, menguasai lapangan dengan pola 4-5-1 yang rapat, dimana hal ini membuat mereka bisa menahan tekanan dari dalam pertahanan. Untuk sukses melewati Alan Hutton dan Aly Cissokho sangatlah susah dan bukanlah hal yang mudah.

Dalam pertandingan melawan Southampton dan Man City ( Dimana membutuhkan waktu 80 menit untuk menembus pertahanan Villa), Villa hanya mendapatkan penguasaan bola sebanyak 35.1% dan 30.8% . Paul Lambert sendiri senang melihat hal itu terjadi.

Melawan tim yang tidak mementingkan penguasaan bola, United bisa dengan mudah untuk menguasai pertandingan, mencetak kesempatan dengan taktik yang mereka gunakan sekarang. Di perkirakan mereka akan melakukan umpan lambung ke depan dan melakukan serangan balik.

Gambar ini adalah fakta bahwa United sangat frustasi saat menghadapi tim yang memainkan pertahanan sangat dalam dan lebih sukses menghadapi tim yang bermain terbuka.

Hal ini menyebabkan United akan berharap kepada serangan yang meledak-ledak untuk lebih membuka pertahanan Villa. Dan pemain yang bisa melakukan itu hanyalah Wayne Rooney.

Kapten Inggris ini telah berubah menjadi deeoer playmaker  di bawah asuhan Van Gaal, mengatur serabgan dan tempo dengan permainan dan kemampuannya. Dirinya sangatlah berbahaya apabila bisa melepaskan umpan mematikannya.

Insting natural lapar Rooney untuk menguasai bola membuatnya ideal untuk posisi deep-lying playmaker, melawan Aston Villa, kemampuannya untuk melepaskan umpan mematikan menjadi aset berharga.