Ketika Pemain dan Suporternya Sendiri Berseteru: Maldini, Icardi, hingga Ferdinand Sinaga!

Suporter tak melulu benar-benar memberikan dukungan untuk pemain-pemain tim kesayangannya. Kadang-kadang, pemain dan suporter justru bisa berseteru, dan inilah enam kasus di antaranya...

1. Mauro Icardi dan Fredy Guarin (Inter Milan)

Duo Inter Milan, Mauro Icardi dan Fredy Guarin pernah terlibat perseteruan dengan fansnya sendiri. Hal itu bermula dari kekalahan Inter Milan dari Sassuolo di Stadio Citta de Tricolore pada 3 Februari 2015. Dalam pertandingan tersebut, Inter kalah 1-3, di mana Icardi mencetak satu gol untuk I Nerrazurri.

Icardi yang ingin meminta maaf atas kekalahan ini dengan memberikan jersey kepada fans malah mendapat kemurkaan. Jersey yang ia lemparkan dibuang oleh fans. Merasa kesal, Icardi emosional hingga menyebutkan kata-kata kasar ke arah fans Nerazzurri yang hadir di stadion.

Icardi tak sendiri. Guarin yang ada di belakangnya juga ikut berseteru dengan fans. Meski cukup dipahami karena mereka rekan setim, ternyata Guarin juga sering mengutarakan pernyataan yang memanaskan tim dengan pendukungnya sendiri di media. Setelah kejadian tersebut, hubungan Icardi dengan fans Inter masih memanas.

2. Gerard Pique (Timnas Spanyol)

Bek Barcelona ini pernah mendapat sambutan tak menyenangkan dari pendukung timnas Spanyol saat menjalani latihan bersama La Furia Roja untuk kualifikasi Piala Eropa 2016. Pique mendapat cemoohan karena menyindir Real Madrid ketika merayakan kesuksesan Barcelona merengkuh tiga gelar juara.

Saat itu Spanyol sedang menjalani persiapan pertandingan Internasional melawan Kosta Rika dan Belarusai. Alih-alih mendapat dukungan dari pendukungnya sendiri, Pique malah jadi musuh bersama fans Spanyol.

Siulan dan cemoohan terdengar dari tribun penonton tiap kali Pique menyentuh bola. Pique harus menerima itu semua karena dirinya memang mengolok-olok Real Madrid dan Cristiano Ronaldo. Mengingat pendukung Spanyol paling banyak berasal dari Madrid, tentu olokan Pique kepada Madrid dan Ronaldo membuat para pendukung setia timnas Spanyol murka.

Namun, Pique mendapat pembelaan dari pelatih Spanyol saat itu, Vicente del Bosque. Mantan pelatih Madrid itu meminta Pique untuk tetap fokus dan tetap menciptakan atmosfer yang positif untuk timnas Spanyol.