Analisa

Krisis di Lini Tengah dan Urgensi Tottenham Membeli Gelandang Baru

Harry Kane mesti absen cukup lama karena mendapatkan cedera di penghujung laga ketika mereka berhadapan dengan Manchester United. Tetapi justru bukan sektor penyerang di mana Tottenham Hotspur mesti memanfaatkan bursa transfer bulan Januari kali ini. Melainkan area gelandang di mana mereka sebenarnya bahkan berada dalam situasi krisis.

We are part of The Trust Project What is it?

Tottenham kini memang masih berada di peringkat empat besar. Mereka memiliki peluang untuk terus mengejar Liverpool dan Manchester City yang berada di peringkat teratas. Namun dalam situasi yang sama, mereka juga terus terancam oleh tim-tim yang berada di belakang mulai dari Arsenal, Chelsea, hingga Manchester United.

Di laga melawan United, satu gol yang dibuat tim lawan ke gawang Tottenham melalui Marcus Rashford. Benar-benar menunjukan celah besar yang dimiliki oleh skuat asuhan Mauricio Pochettino ini. Setelah Moussa Sissoko ditarik keluar karena cedera, Paul Pogba terlihat bisa bergerak lebih bebas. Hingga akhirnya gelandang bintang asal Prancis tersebut kemudian mengirimkan umpan yang berhasil dimanfaatkan oleh Rashford untuk membobol gawang Hugo Lloris.

Mencari Pelapis Sepadan untuk Moussa Sissoko

Area tengah menjadi andalan Tottenham untuk menerobos pertahanan lawan. Kombinasi dari Dele Alli dan Christian Eriksen begitu sulit dihentikan. Pergerakan dan operan cepat kombinasi keduanya mesti diwaspadi. Karena itulah peran dari Moussa Sissoko juga menjadi penting. Gelandang asal Prancis ini beroperasi di area yang lebih dalam dan menjadi penyeimbang bagi Alli dan Eriksen. 

Selain menghentikan serangan, kemampuan menggiring bola Sissoko juga membantunya untuk membuat Tottenham bisa melakukan serangan balik. Inilah yang membedakan Sissoko dengan gelandang-gelandang lain yang dimiliki Tottenham. Beruntung nyatanya Sissoko tidak mengalami masalah yang benar-benar berarti setelah mesti keluar lebih cepat di laga melawan United.