Kutukan Tuan Rumah Copa America

Selaku tuan rumah tentu tidak ada harapan lain selain mengangkat trofi juara dihadapan pendukung sendiri. Keuntungan seperti ini jarang terjadi karena bukanlah perkara mudah menggelar sebuah turnamen.

Setelah edisi sebelumnya Argentina ditunjuk sebagai tuan rumah, kali ini giliran Cile mengambil tongkat estafet tersebut.

Bersama Ekuador, Meksiko, dan Bolivia, Cile akhirnya berhasil keluar sebagai juara grup A setelah mengantongi tujuh poin hasil dua kali menang serta satu imbang. Mereka berhak tampil di babak perempat final dan berhadapan langsung dengan juara bertahan Uruguay, tiket ke semi final jadi taruhannya.

Performa apik diperlihatkan ketika menggulung Bolivia 5-0, kepuasan publik tidak boleh berlanjut begitu saja karena dalam lima gelaran Copa America terakhir negara menjadi tuan rumah selalu kandas di babak delapan besar, hanya Colombia pada edisi 2001 terakhir kali berhasil pamer piala di hadapan pendukung sendiri.

Copa America 1999 - Paraguay

Sebagai tuan rumah, Paraguay tergabung bersama Peru, Bolivia, dan Jepang di grup A. Paraguay akhirnya melaju ke babak perempat final dengan poin tujuh tanpa terkalahkan. Di fase perempat final lawan Uruguay, pertandingan harus dilanjutkan sampai ke adu penalti setelah main imbang 1-1. Kesempatan meraih gelar di hadapan suporter sendiri hilang setelah kalah 3-5.

Copa America 2001 - Kolombia

Sumber foto: ca2015.com

Dua tahun berselang dari gelaran Paraguay, Kolombia didapuk menjadi tuan rumah. Kesempatan ini tidak disia-siakan begitu saja. Cile, Ekuador, dan Venezuela dibabat habis untuk meraih poin penuh di fase grup. Setelahnya, mereka bertemu dengan Peru, mereka terus melaju sampai ke partai puncak menghadapi Meksiko. Gol tunggal Ivan Cordoba menjadi pembeda dan trofi berhak diklaim oleh pemain Inter tersebut beserta kawan-kawan satu negara.

Copa America 2004 - Peru

Mengantongi lima poin selama babak grup, Peru ada di posisi dua di bawah Colombia. Dua kali imbang serta satu kemenangan membuat mereka boleh ambil tiket perempat final. Pertandingan berlangsung di Estadio Elias Aguirre menghadapi Argentina, karena Carlos Tevez ciptakan gol pada menit 60 mimpi Peru meraih gelar juara hilang, sampai wasit meniup peluit panjang tidak ada gol dari tuan rumah untuk menyeimbangkan kedudukan.

Copa America 2007 - Venezuela

Sumber foto: www.theepochtimes.com

Tanpa terkalahkan di babak grup, Venezuela meraup lima poin dari lawan-lawan seperti Peru, Uruguay, dan Bolivia. Juan Arango harus bertanding sekali lagi dengan Uruguay guna mendapatkan tiket ke semi final, namun gol darinya tidak mampu menyelamatkan tim lantaran Diego Forlan dan kawan-kawan sukses ceploskan empat gol ke gawang tuan rumah.

Copa America 2011 - Argentina

Sumber foto: futboltotal.com.mx

Argentina mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pada edisi ini. Bersama Kolombia, Kosta Rika, dan Bolivia, Lionel Messi dan rekan-rekan hanya mampu mengoleksi lima poin saja. Dua kali imbang serta satu kemenagan jadi bekal untuk berlaga di fase selanjutnya. Bertemu Uruguay, kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 dan harus dilanjutkan ke adu penalti. Sayang sepakan Tevez gagal berbuah gol sehingga Uruguay akhirnya melaju di empat besar.