Blog

Laurent Koscielny Akui Ingin Prancis Gagal Juara Piala Dunia 2018

Koscielny masih terpukul karena gagal memperkuat Prancis yang akhirnya memenangkan Piala Dunia tahun ini.

We are part of The Trust Project What is it?

Laurent Koscielny melontarkan pengakuan mengejutkan dengan mengatakan dirinya sempat ingin melihat Prancis gagal menjadi juara Piala Dunia 2018.

Sang bek Arsenal semula merupakan pilihan utama di lini belakang Les Bleus dan disiapkan menjadi kapten tim, namun mimpinya untuk berangkat ke Rusia kandas lantaran mengalami cedera achilles.

Cedera tersebut didapat Koscielny saat bermain di level klub pada Mei lalu dan memerlukan masa pemulihan hingga enam bulan selepas menjalani operasi.

"Momen juara Prancis di Rusia menyakiti psikologis saya ketimbang cedera yang saya alami," ungkap pemain berusia 33 tahun tersebut kepada Canal+. "Piala Dunia adalah langkah gelap dalam karier saya."

"Cedera sangat sulit untuk diterima, lebih sulit karena mereka [Prancis] menjuarai Piala Dunia. Saya punya sisi egois, saya katakan pada diri sendiri jika saya tak bisa menjadi bagian tim dan memenangkan Piala Dunia."

"Itu selalu ada dalam pikiran hingga akhir hayat saya. Sulit dan tak ada satu pun yang bisa membawa saya ke dalam sepatu saya," lanjut Koscielny sembari menahan air mata.

"Saya senang atas pencapaian mereka, tapi juga merasa jijik. Anda tak bisa merasakan perasaan seperti juara dunia seperti yang dilakukan 60 juta penduduk Prancis."

"Sebuah perasaan yang aneh ketika turnamen berlangsung karena saya ingin mereka lolos, tapi di saat bersamaan saya juga ingin melihat mereka kalah, itulah perasaan saya pada waktu itu."

Kendati demikian, Koscielny merasa bersyukur pernah berjuang bersama rekan-rekan di level internasional dan akan selalu mendukung Prancis sekalipun dirinya tak lagi ambil bagian.

"Saya pikir saya sudah memberikan yang bisa saya lakukan kepada Prancis, mereka sekarang punya tim dengan generasi yang sangat bagus," tegasnya.

"Cedera saya tak mengubah keputusan saya, tim nasional sudah berakhir bagi saya. Akan tetapi, saya masih akan tetap menjadi pendukung tim."