Lima Hal yang Bisa Kita Pelajari dari Pertandingan Chelsea vs Swansea

Jurnalis FFT Andy Murray menyaksikan dari tribun pers Stamford Bridge saat juara bertahan Chelsea ditahan imbang 2-2 oleh Swansea

Montero adalah Pemain Langka

Dulu noda tanah di sepatu anda adalah gambaran dari kontribusi anda. Pemain terbaik dalam menggambarkan hal tersebut adalah Stanley Matthews, yang jadi alasan mengapa orang-orang menyaksikan pertandingan sepakbola. Abad ke-21 adalah era para gelandang berotot dan penyerang tengah yang tinggi, bukan pemain sayap yang senang berkontribusi dalam serangan dan melepaskan umpan silang.
 
Jefferson Montero adalah sebuah versi lama, seseorang yang seharusnya tidak berhasil dalam sepakbola modern. Dia jauh tertinggal dari Branislav Ivanovic, tapi pemain Serbia itu akan bangun pagi dan bekeringat dingin jika berpikir soal Montero.
 
Pergerakannya yang berujung dengan gol debut Andre Ayew merupakan penampilan ajaib Montero. Di sisi lain, kontrol Ayew juga luar biasa, Ketika pemain berusia 25 tahun ini meninggalkan lapangan karena cedera pada menit 71, sebagian besar ancaman Swansea menghilang bersama dirinya.
 
"Saya melihat itu setiap hari," kata Monk pasca-pertandingan. "Saya ingin melihat full-back saya berlatih lebih keras lagi." Penampilan yang mengesankan.

Gomis Akan Bersinar Musim Ini

Bukan hanya Montero yang membawa semangat menyerang ke tim asuhan Garry Monk. Seorang striker raksasa yang kini menjadi pilihan pertama di lini depan, Bafetimbi Gomis, menghasilkan sentuhann yang langka, bakat dan serangan yang luar biasa.
 
Pemain Prancis ini berlari sendirian dan mendapatkan penalti yang dieksekusinya dengan sempurna untuk membuat kedudukan menjadi 2-2. Dia juga mencetak gol yang dianulir karena offside, dan akan bermain lebih baik ke depannya.

Permainan Chelsea Sudah Usang

STATS ZONE

Analisis Chelsea 2-2 dengan Stats Zone, GRATIS 

online • iOS • Android

Dalam cara wawancara usai laga, Jose Mourinho mengatakan timnya adalah tim yang lebih baik di babak pertama dan satu-satunya tim yang ingin menang. Dia tidak membodohi siapa pun. Chelsea membuat sedikit peluang di periode yang disebutnya 'babak pertama yang luar biasa bagus'.
 
Kedua gol Chelsea bersifat keberuntungan, tendangan bebas Oscar tak terduga oleh siapa pun untuk bisa masuk ke gawang, sementara tendangan silang Willian membentur Lukas Fabianski. Diego Costa adalah ancaman konstan, tetapi hanya sedikit pemain lain yang bisa seperti. Eden Hazard seperti pemain no.10 yang tidak tampak sepanjang laga, sementara Willian tidak membantu Ivanovic yang digempur habis-habisan di belakang.
 
Tapi, Mourinho menolak mengkritik wasit Michael Oliver yang memberi Thibaut courtois kartu merah karena menjatuhkan Bafetimbi Gomis di kotak penalti.
 
"Ini baru hari pertama kami mendapatkan hukuman penalti," ujar The Special One, "Ini bukan hari saya akan membuka mulut, untuk sekali ini."  Sindiran pertama telah terucap di musim ini.

Shelvey Tampil Meyakinkan

Ketika Jonjo Shelvey adalah pemain Liverpool, dia jarang diberi kesempatan bermain reguler untuk tim inti. Namun di bawah Garry Monk, gelandang ini berkembang menjadi jenderal lapangan tengah seperti yang sudah lama diprediksikan.
 
Tidak ada yang bisa menyelesaikan umpan sebanyak pemain berusia 23 tahun ini (51 dari 57 umpan), atau yang menciptakan lebih banyak peluang dari enam yang dilakukannya, termasuk umpannya kepada Gomis di babak pertama yang membantunya mendapatkan penalti. Tendangan sudutnya juga bagus, lebih baik dari upaya sia-sia rekan setimnya.
 
"Itulah yang bisa dilakukan Jonjo," kata Monk usai-pertandingan. "Dia bermain sangat baik hari ini."

Apa Yang Terjadi Dengan Cesc? 

LAPORAN PERTANDINGAN

Cesc Fabregas memudar di akhir musim lalu, tetapi biasanya memulai musim dengan baik. Namun di akhir pekan lalu dalam laga Community Shield, pemain Spanyol ini tampak lemah dan terlalu pasif.
 
Di laga ini, Swansea menekan Fabregas di setiap kesempatan, yang membuatnya melakukan kesalahan yang tidak biasanya. Ini mungkin masih terlalu awal, tapi dia tampak lamban. Mengingat perfromanya yang terus menurun sejak Natal, anda pasti bertanya-tanya apakah pemain berusia 28 tahun ini sudah mencapai puncak permainannya (di musim lalu).
 
Penggemar Chelsea pasti berharap tidak, karena mereka melihat Chelsea bermain tanpa kreativitas tanpa dirinya. Akankah Cesc yang sesungguhnya bangkit?

Analisis pertandingan ini dengan Stats Zone secara online, atau unduh aplikasinya GRATIS di iOS dan Android