Lima Hal yang Kita Pelajari Dalam Pada Laga West Brom 2-3 Chelsea

Paul Wilkes berada di tribun pers di The Hawthorns untuk menyaksikan 10 pemain Chelsea menang melawan West Bromwich Albion menggunakan Stats Zone - GRATIS di iOS dan Android...

Pedro Akan Membantu Meningkatkan Serangan Chelesa

Dibutuhkan beberapa kali telepon dari mantan rekan timnya untuk meyakinkan bahwa London merupakan pilihan yang lebih baik bagi penyerang Barcelona ini. Perlakuan Louis van Gaal pada Victor Valdes meyakinkan Pedro bahwa ia akan lebih baik bersama seorang pelatih yang mencolok mata mantan asisten manajernya ketimbang pelatih Belanda itu.
 
Percakapan lainnya dengan teman dekat sekaligus mantan pemain Barcelona, Cesc Fabregas membuat Pedro menjadi transfer paling mengejutkan di musim panas ini.
 
"Dia pemain hebat, dia punya visi brilian dan ia terhubung dengan sangat baik dengan pemain menyerang lainnya. Saya tahu kami bekerja sama dengan baik di lapangan jadi saya tidak sabar untuk bermain dengannya," kata Pedro pada kedatangannya.
 
Hubungan itu langsung terbukti sejak awal, karena mereka berkombinasi secara efektif di dalam dan sekitar area penalti lawan.
 
Kemudian, di menit ke-20, pemain sayap itu menghantui lini pertahanan West Brom setelah melakukan umpan satu dengan dengan Eden Hazard dengan cara yang ala Barca yang sudah biasa kita saksikan. Kemampuannya untuk melakukan penetrasi berjalan dan membentuk ketajaman tim akan menjadi aset penting untuk serangan Chelsea. Ia sudah memiliki pemahaman dengan Diego Costa dari tim nasional Spanyol, sementara Hazard bisa menyerang ke jantung pertahanan lawan, sementara baik Willian dan Pedro akan mengisi kekosongan dengan pergerakan cerdas mereka.

Nasib John Terry Yang Semakin Memburuk

Semuanya berjalan dengan baik bagi Terry sampai ia diusir keluar di menit 54. Terry menjadi pembicaraan setelahia ditarik keluar di babak kedua pekan lalu. Alasan Mourinho bisa dibenarkan, tapi ada nuansa yang buruk di Stamford Bridge.

Dia bermain lebih lama di laga kali ini, karena Mourinho memutuskan membangku cadangkan Gary Cahill dan menduetkan Terry dengan Kurt Zouma. Tapi bukan sang manajer yang menariknya keluar di laga ini, melainkan wasit Mark Clattenburg.
 
Di babak pertama, Terry mengatasi ancaman serangan West Brom dengan baik, terutama di duel udara. Lompatan tingginya untuk menyundul bola sepak pojok Chris Brunt menghasilkan serangan balik yang berbuah gol Diego Costa dan gol kedua Chelsea di laga ini. Dia mungkin masih merupakan bek terbaik di klub, tapi jika bola mampu melewatinya, selalu ada risiko bahwa ia akan membuat kesalahan untuk menebus kesalahan.

Pulis Mendapatkan Pelajaran Berharga Tentang Formasi Dengan Dua Penyerang

"Memainkan Saido [Berahino] dan Rickie [Lambert], saya berpikir itu membuat lini tengah terlalu terbuka, dan bertentangan prinsip-prinsip yang saya selalu anut dan terapkan," ujar Tony Pulis setelah ia memilih formasi 4-4-2 dalam kekalahan 3-0 untuk Manchester City.
 
Berahino, saat ini menjadi target utama dari Tottenham Hotspur, tidak termasuk dalam skuad di The Hawthorns untuk melawan Chelsea, sementara Lambert mulai dari bangku cadangan. Ini berarti pemain baru mereka, Salomon Rondon, mendapatkan kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya untuk West Bromwich Albion sebagai striker tunggal.
 
Pemain depan asal Venezuela memiliki kelebihan dari kelemahan dua striker lainnya, lebih aktif  daripada Lambert dan lebih kuat dari Berahino. Itu tidak membuat lini tengah West Brom tidak kewalahan, meskipun itu lebih karena kualitas tim tamu.
 
Rondon memimpin lini depan dengan melawan juara bertahan dan ancaman konstan bek lawan. Tendangan spekulasinyamemungkinkan James Morrison untuk mencetak satu gol bagi tuan rumah, sementara ia juga membuat Terry dikartu merah dengan menekel dirinya saat melakukan serangan.

Fabregas Bisa Berduet Dengan Matic Apabila Melawan Tim Lemah

Fabregas tampak meyakinkan di laga ini berduet bersama Matic di lini tengah, tapi ujian sebenarnya bagi sang gelandang adalah saat timnya menghadapi laga melawan tim yang bisa menempati posisi empat besar. Dengan segala hormat kepada West Brom, mereka tidak mungkin akan bersaing berebut posisi Liga Champions musim ini. Fabregas mampu menjelajah ke posisi yang lebih berbahaya di lapangan, cukup aman karena The Baggies diragukan bisa memanfaatkan kondisi ini.
 
Pemain asal Spanyol juga bisa memainkan bola ke zona yang berbeda dari dalam. Dia tak asal melakukan tekel dan bisa menekan dengan intensitas tinggi, meskipun secara taktis dia tidak cukup disiplin untuk bisa bermain di dekat area gawang timnya saat menghadapi laga besar. Di laga-laga seperti itu ia tidak bisa dipercaya untuk bermain dengan gelandang tengah dan lebih baik dimainkan sebagai No.10. Fabregas akan memberikan lebih sedikit bahaya kepada timnya sendiri dalam aspek bertahan dengan memainkannya jauh dari area gawang timnya.

Yacob Adalah Gelandang Bertahan Terbaik West Brom

Claudio Yacob tidak masuk starting XI pada akhir pekan pertama musim ini, tapi dimasukkan di babak kedua. Dengan kurangnya sosok jenderal lapangan tengah yang bermain lebih bertahan di Premier League, Yacob sangat baik untuk melindungi empat bek. Itu bukan performa terbaik dari pemain Argentina tersebut karena Chelsea mencetak tiga kali, tapi tanpa sang petarung lini tengah Chelsea bisa mencetak lebih banyak gol. Tekelnya yang ulet dan mampu membaca permainan dengan sangat baik membuat ia mampu memimpin di depan empat bek dengan. Dia membuat dua blok penting dan memenangkan tiga dari enam tekelnya, meskipun ia dua kali tidak berhasil memenangkan bola adalah ketika ia berada di sepertiga akhir area lawan. Ketika ia memiliki bola di kakinya di sepertiga akhir, dia tenang dan terkendali, hanya salah kirim umpan sekali.

ANALISIS LANGSUNG West Brom vs Chelsea dengan Stats Zone

STATS ZONE Gratis untuk iOS • Gratis untuk Android