Lima Pemain ASEAN yang Seharusnya Bermain di Luar Asia Tenggara

Dengan keberhasilan Chanathip Songkrasin di Jepang bersama Consadole Sapporo, dan dengan banyaknya pemain-pemain muda berbakat terbaik di kawasan ini yang baru-baru ini berlaga di SEA Games 2017, perhatian sekarang terfokus pada para pemain yang bisa menjadi penerus Chanathip untuk meraih kesuksesan di luar negeri. 

Ada begitu banyak talenta di Asia Tenggara dan kami memilih lima pemain muda yang bisa melanjutkan level kariernya dengan bermain di luar negeri.

Gian Zola (Indonesia)

Ketika Anda diberi nama yang sama dengan salah satu pemain paling terampil dan elegan dalam 25 tahun terakhir - legenda Chelsea, Gianfranco Zola - tentu ada sejumlah tekanan dan ekspektasi.

Tapi nampaknya pemain berusia 18 tahun ini, yang memiliki nama lengkap Gian Zola Nasrulloh Nugraha, mampu mengatasi semuanya.

Jika ia terus tampil untuk klub dan negara seperti yang ia lakukan sejauh ini, jelas ada masa depan cerah yang menanti Gian Zola.

Pemain yang mengandalkan kaki kiri ini, begitu halnya dengan sosok yang meginspirasi namanya, Zola, bergabung dengan salah satu klub terbesar di Indonesia, Persib Bandung, di usia 17 tahun dan tidak pernah mengecewakan saat tampil di atas lapangan.

Bakatnya tidak luput dari perhatian pelatih tim nasional Indonesia Luis Milla, yang memberikan Zola debut penuh untuk Merah-Putih dalam pertandingan persahabatan melawan Myanmar pada bulan Maret tahun ini.

Dan bulan lalu ia sukses mencetak gol internasional pertamanya dalam kemenangan 2-0 atas Kamboja di Phnom Penh.

Zola, yang berposisi sebagai gelandang serang, menunjukkan kedewasaan di usianya yang masih muda dalam aspek melihat dan membaca permainan. Dia telah menarik minat dari klub-klub Eropa, dengan klub Latvia FC Metta dikabarkan berminat pada bintang muda Indonesia ini.

Sementara ini ia tetap di Persib, jika ia terus tampil untuk klub dan negara seperti yang ia lakukan sejauh ini, jelas ada masa depan cerah yang menanti Gian Zola.

Pages