LIMA Penyerang Tim Papan Bawah Yang Bisa Sukses di Premier League

Musim ini, beberapa striker dari klub-klub kecil tampil di atas ekspektasi, seperti yang diulas oleh Michael Cox

Dengan perbedaan kekuatan di liga-liga top Eropa yang semakin besar, semakin sulit bagi para pemain dari klub yang berada di bawah 10 besar untuk meraih gelar top skor. Tapi musim ini, ada beberapa pemain dari klub kecil yang mampu bersaing dengan mereka yang bermain di klub yang lebih mapan dalam daftar pencetak gol. Berikut adalah striker top dari setiap klub papan bawah di lima liga besar Eropa...

Luca Toni (18 gol, Verona)

Gaya permainan yang tidak terlalu cepat dari Serie A membuat para penyerang bisa tampil dengan sempurna di usia 30an - dan sembilan tahun setelah memenangkan Sepatu Emas Eropa, Luca Toni masih produktif mencetak gol di Stadio Marcantonio Bentegodi.
 
Sebenarnya, kisa Toni berbeda dengan Francesco Totti, Alessandro Del Piero atau Antonio Di Natale. Sementara tiga pemain lainnya tetap bertahan di Italia dan mencetak gol untuk tim yang sama setiap musim, perjalanan Toni lebih berwarna. Verona adalah klub ke-16 yang pernah diperkuatnya, dan dia menikmati dua pengalaman yang sangat berbeda di luar Italia, bersama Bayern Munich dan karir singkat bersama Al-Nasr di UEA.
 
Pindah ke Timur Tengah bisa diartikan seorang pemain akan segera pensiun, tapi rasa lapar Toni untuk kembali ke tanah airnya sangat mengagumkan. Pada 2012 ia bergabung kembali Fiorentina, sebuah langkah yang masuk akal mengingat sebelumnya sukses di Florence - suporter pun gembira ia kembali, dan ia senang menjadi striker cadangan di klub yang ia cintai.
 
Tapi Toni sangat efektif sebagai striker cadangan, mencetak delapan gol, ia ingin lebih banyak lagi. Dia pindah ke Verona pada musim panas berikutnya dan berada dalam performa sensasional, membukukan 37 gol Serie A dalam dua musim.
 
Toni sekarang tidak memiliki mobilitas dan kadang-kadang agak kikuk di depan gawang. Namun ia memposisikan dirinya dengan cemerlang, tetap handal di udara dan masih merayakan setiap gol seperti itu pertama kalinya ia mencetak gol. Meskipun akan berusia 38 tahun bulan depan, tidak ada alasan pemain Italia ini tidak berada di Serie A lagi musim depan.
 
Dikaitkan dengan: Klub asal Brasil. Tapi mungkin tidak begitu mengejutkan mengingat daftar panjang klub yang telah dibelanya.