Wawancara

Luis Milla: Timnas Indonesia Tidak Terlalu Mengecewakan, Tapi Butuh Perubahan

Pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, tidak terlalu kecewa dengan kekalahan anak buahnya mengingat minimnya persiapan yang dijalani jelang laga menghadapi Skotlandia di stadion Gelora Bung Karno...

We are part of The Trust Project What is it?

Pelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla, membeberkan alasan di balik performa buruk anak buahnya yang dilibas 1-4 dalam laga persahabatan menghadapi timnas Islandia di stadion Gelora Bung Karno, Minggu (14/1) malam.

Menurut pria Spanyol tersebut minimnya persiapan, di mana mereka baru berkumpul bersmaa dalam waktu tujuh hari, menjadi alasan utama. Selain itu pemahaman antar pemain juga menjadi sorotan khusus Milla.

"Hari ini bukanlah hari yang bagus untuk para pemain, karena mereka baru sekitar tujuh hari bermain dengan klubnya, dan terlihat di babak kedua kondisi fisik mereka menurun. Tapi saya senang dengan sikap mereka. Mereka tetap berjuang dengan baik di laga ini," ujar Milla dalam konferensi pers setelah pertandingan.

"Pada dasarnya di tim kami saya ingin ada organisasi, di mana para pemain mengetahui posisinya dan tidak ada yang out of the position."

"Tapi bukan masalah jika ketika ada pemain yang keluar dari posisinya, tapi kemudian rekannya menutupi. Adalah hal yang wajar ketika misalnya kedua pemain sayap bertukar posisi, dan itu malah akan memberikan efek kejut pada lawan." 

Lebih lanjut Milla juga mengomentari kemegahan stadion GBK yang baru saja direnovasi untuk persiapan Asian Games.

"Ini stadion yang fantastis, dan kita bisa lihat pemerintah telah bekerja dengan baik. Adalah sebuah kebanggaan bisa memiliki stadion seperti ini. Kami juga ingin berterima kasih kepada para suporter yang sudah datang hari ini."

Milla juga bicara soal prospek tim bentuknnya ke depan dengan sejumlah agenda pemusatan latihan menanti dan bagaimana komunikasi dengan pihak klub menjadi perhatiannya.

"Ini adalah pertandingan yang baik bagi kami, karena mereka bisa menunjukkan kelemahan kami dan ini akan menjadi pembelajaran bagi kami. Tetapi dalam beberapa aspek, terlihat kami bisa mengimbangi tim sekelas Islandia."

"Ini adalah sebuah langkah maju untuk kami, karena kami baru TC tujuh hari sejauh ini, dan kami akan melanjutkan TC ke depannya."

"Kami sudah punya rencana selama satu tahun ke depan. (Soal Evan Dimas dan Ilham Udin) Kami tidak mau ada masalah dengan klub, kami ingin ada koordinasi, dan kami ingin kedua belah pihak merasa diuntungkan."