Luis Suarez: Sosok Suarez di Mata Orang-Orang Terdekatnya

Mereka yang begitu dekat dengan penyerang Barcelona ini, istrinya (Sofia Balbi), saudaranya (Paolo Suarez), agennya (Pere Guardiola) dan temannya (Diego Forlan) - mereka mengungkapkan semua tentang Suarez kepada jurnalis FFT Martin Mazur, Andy Mitten, Andrew Murray berhasil mendapatkan semua ceritanya.

Perkenalan pertama

Paolo Suarez (PS): Saya enam tahun lebih tua dari Luis, dan ketika saya bermain sepak bola jalanan dengan teman-teman saya, dia ingin bermain juga, tanpa peduli bahwa dirinya lebih muda. Awalnya teman-teman bersikap baik padanya, karena ia masih sangat muda, tapi begitu ia mulai menggiring bola melewati semua orang, mereka menjadi tidak begitu baik!

Sofia Balbi (SB): Faktanya adalah, kepribadiannya tidak berubah sejak pertama kali saya bertemu dengannya ketika saya masih 12 tahun dan dia 15 tahun. Satu-satunya perbedaan adalah dia sekarang muncul di TV! Dia masih sama persis. Mungkin dia sekarang agak lebih pemalu daripada sebelumnya, tapi dia benar-benar tidak berubah. Untuk alasan inilah saya mencintainya.
 
Diego Forlan (DF): Saya pertama kali bermain melawan dia dalam pertandingan pemanasan ketika ia berada di tim Uruguay U20, ketika mereka mempersiapkan diri untuk Piala Dunia di Kanada. Saya bisa melihat bakatnya, dia luar biasa, tapi kemudian saya tidak benar-benar berbicara dengannya sampai ia membuat debut penuh untuk Uruguay.
 
Pere Guardiola (PG): Saya telah bekerja dengan Luis sejak ia berada di Ajax, jadi itu lebih dari empat setengah tahun. Pada akhirnya, hubungan kami adalah salah satu persahabatan. Kami berbicara setiap hari. Selain mewakili dirinya dalam negosiasi, kita berurusan dengan fotonya, sponsor dan setiap wawancara. Sedekat mungkin, itu persahabatan, untuk memberinya yang terbaik yang kita bisa.
 
SB: Awal-awal pertemuan kami di Uruguay sangat istimewa. Kami menghabiskan beberapa saat yang indah bersama-sama ketika anda tahu bahwa ia orang yang tepat untuk anda. Kami dulu pergi ke bioskop atau pergi ke konser ketika kami bisa membeli tiketnya. Saya suka menonton film dengannya dan kami sudah mulai pergi ke bioskop di Barcelona sekarang. Luis tidak suka menonton film lebih dari sekali, sehingga sulit untuk mengatakan seperti apa film favorit kami.
 

Dia agak pemalu seperti para pemain pada umumnya ketika mereka bergabung dengan tim baru

- Diego Forlan
 
PS: Kami merusak tempat tidur di mana kita semua tidur (sembari sesekali mencoba tendangan mempraktekkan tendangan salto), tapi selain itu, kami selalu berperilaku sangat baik.
 
DF: Di awal-awal waktunya di tim nasional ia selalu datang ke kamar saya untuk berbicara tentang segala hal. Itu tidak pernah berubah; kami adalah teman dekat. Dia selalu meminta nasihat dan saya senang untuk mengatakan kepadanya apa yang saya tahu. Dia agak pemalu seperti para pemain pada umumnya ketika mereka bergabung dengan tim baru, tapi saya bisa melihat bahwa dia adalah seorang pria yang baik. Ketika saya pertama kali mulai berbicara kepadanya saya bisa melihat bahwa dia sopan, hormat dan ingin belajar.
 
PS: Kami berdua penggemar Nacional, dan itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk melihat dia bermain dan memenangkan kejuaraan dengan mereka. Ayah saya dan sebagian besar saudara-saudara saya - kami semua berjumlah tujuh orang, adalah suporter Nacional, hanya ibu saya dan satu saudara saya, Maxi, adalah pendukung Peñarol.
 
Suarez dengan Adidas

Kepindahan Keluarga Sofia ke Barcelona

SB: Ini adalah waktu yang sulit bagi saya dan Luis. Kami benar-benar berpikir kami tidak akan bertemu lagi. Keluarga saya tiba di Barcelona pada bulan Oktober 2003 danpada Desember ia keluar untuk menemui saya, yang mana itu sangat mengagumkan. Dia bilang dia tidak bisa bertahan hidup tanpa saya. Jelas bagi kami berdua bahwa kami akan melanjutkan hubungan kami, meskipun jarak jauh.
 
Dia selalu mengatakan bahwa alasan dia meninggalkan Nacional untuk ke Groningen adalah untuk lebih dekat dengan saya! (Sofi tertawa) Segera setelah ia pindah ke Belanda, tentu saja saya pergi bersamanya. Tidak butuh waktu lama untuk meyakinkan keluarga saya untuk membiarkan saya pergi dengan dia karena kami telah terpisah selama dua tahun. Ibuku kembali di Uruguay untuk sementara waktu, dan Luis pergi menemuinya. Dia mengerti.
 
Sebenarnya, jika kita mengenal Luis, dia mungkin hanya memberitahunya dan bahkan tidak bertanya! "Inilah yang akan terjadi, dan hanya itu." Kami sudah tak terpisahkan sejak saat itu.