Luis Suarez Telah Mengubah Barca dan Messi

Pemain Uruguay ini tidak bisa bermain hingga oktober, akan tetapi saat ini Suarez telah benar-benar berhasil mengubah Barca dan inilah tulisan dari Lee Roden...

Barcelona harus menunggu Luis Suarez beradaptasi dan hal itu mulai berbuah hasil. Bukanlah suatu kebetulan bahwa penampilan terbaik dari era kepelatihan Luis Enrique terjadi ketika para pemain penyerang mereka mulai nyaman dengan lingkungan barunya.

Pengaruh pemain berkebangsaan Uruguay tersebut bagi Barca memang bukanlah sesuatu yang dilebih-lebihkan. Dia tidak hanya meningkatkan permainan menyerang mereka, dia juga sangat efektif dalam membantu pertahanan. Mungkin dampak terbaik bagi the Catalans adalah dia mampu membantu Lionel Messi menjadi kembali subur mencetak.

Suarez membawa perubahan bagi Barca, dan telah membuat para pesaingnya kesulitan di pertengahan musim karena harus bekerja lebih keras untuk memperpendek jarak.

Memimpin dari Depan

Barcelona telah mencetak sembilan gol dan kebobolan satu (gol bunuh diri) dalam dua pertandingan terakhir mereka. Tim Enrique ini terlihat lebih baik dalam 90 menit terakhir dibanding laga–laga lain di awal musim ini, dan yang luar biasa adalah, mereka bisa lebih konsisten dan lebih menekan lawan di daerahnya sendiri secara efektif.

Suarez telah menjadi pemain kunci. Selama pertandingan melawan APOEL kemarin, komentator legenda Catalan Joaquim Maria Puyal mengatakan, "Sudah sangat lama Barca tidak memiliki penyerang dengan tipe ini, kuat dan pekerja keras." Mengingat pemain tersebut juga pernah bermain di klub yang sama sejak tahun 1960-an, posisinya tetap aman walaupun mengeluarkan komentar seperti itu.

Suarez tidak selalu memenangkan perebutan bola tetapi dia meminta pemain bertahan untuk membantunya untuk menekan lawan. Selasa kemarin, Barca berhasil memimpin lebih dahulu berkat usaha pemain Uruguay tersebut. Para pemain Barca bergerak dari gelandang serang (Rafinha), ke gelandang jangkar (Javier Mascherano) dan pemain bertahan (Jordi Alba) yang mampu memenangkan penguasaan bola di atas lapangan.

Dengan seluruh pemain diminta membantu menekan dan tidak diperbolehkan berlama-lama dengan bola, Barcelona kini memiliki lebih banyak pilihan pemain ketika mereka mendapatkan bola. Akibatnya, tim ini bisa lebih baik dan lebih efektif di daerah yang berbahaya.

Awal musim ini Barcelona bermain  tidak begitu bagus dan sempat terpeleset, tetapi sekarang mereka bisa tampil dengan lebih konsisten dengan Luis Suarez berada di dalam skuat Tim Catalan tersebut.

Setelah peluit akhir pada laga Selasa kemarin, Enrique secara khusus mencatat bahwa timnya "sangat baik dalam menekan setelah kehilangan bola", dia menambahkan: "Jika kami selalu bermain seperti ini akan sulit bagi lawan untuk mengalahkan kami."

Seharusnya lebih mudah bagi Barca untuk mengalahkan lawan – lawan mereka juga, karena efektif dalam menekan membuat peluang untuk memancing musuh keluar dari sarangnya semakin meningkat. Hal ini tentu membuat perbedaan ketika melawan APOEL. Sehari sebelum pertandingan di Ciprus, APOEL hanya kebobolan tidak lebih dari satu gol di setiap pertandingan Champions League musim ini. Saat melawan Barca, mereka dibobol empat kali. Gol yang pertama dicetak oleh pemain baru bernomor punggung sembilan asal Uruguay tersebut.

Perubahan Seorang Suarez

Bukan hanya tokoh penting Barcelona tetapi juga penemu dari gaya sepakbola yang terkenal, Johan Cruyff merasa bangga dengan cara menyerang Barcelona yang menggunakan kemampuan Suarez untuk memberikan efek yang baik.

Suarez mengombinasikan kesiagaan, teknik dan ketepatan waktu saat mencetak gol melawan APOEL. Alba mengirim bola ke arahnya, pemain Uruguay itu membelakangi Joao Guilherme, tetapi pada saat bola mencapai kakinya dia sudah setengah berputar. Dia memainkan bola melalui dua kaki Guilherme dengan sedikit sentuhan ketika berputar untuk membuka ruang tembak, Suarez membuat pemain bertahan mati langkah dan dia berada di posisi yang sempurna untuk menembak bola.

Lawan menjadi dilema ketika mencoba menjegal pemain depan yang satu itu. Membiarkan dia menerima bola di ruang kosong ketika berhadapan dengannya, dan mengambil risiko membiarkan dia memilih mengumpan atau menembak sendiri. Sangat sulit untuk mencegah hal itu, dan dia bisa mengubah pikirannya dengan mudah. Suarez melakukan satu gerakan yang telah digunakan dalam beberapa minggu akhir, dan menggunakannya dalam babak kedua yang kemudian dilanggar Guilherme yang menyebabkan Guilherme mendapatkan kartu kuning. Pemain Uruguay itu berbeda dengan pemain depan Barcelona yang lainnya. Neymar, misalnya, kurang bermain baik dalam sepertiga laga, lebih suka menghadapi lawan dengan bola dan lawan menggagalkannya.

Gaya bermain yang unik dari Suarez telah membuat serangan Barcelona lebih bervariasi, dan Enrique memerintahkan pemain gelandang untuk lebih banyak melakukan umpan vertikal, sehingga tim mempunyai banyak peluang untuk mengeksploitasi karakter tersebut.

Mengerti Messi

Kedatangan Suarez tampaknya telah merevitalisasi peran Messi, yang pada saat perpanjangan kontrak terakhirnya, meminta dewan Barcelona untuk membangun tim yang lebih kompetitif agar mampu bersaing dengan tim terbaik. Hanya beberapa minggu setelah perpanjangan kontrak, La Pulga dituntut untuk tidak lagi fokus dalam mencetak gol tetapi juga menciptakan gol.

Messi telah mencetak delapan gol dalam enam pertandingan sejak Suarez membuat debut resminya pada bulan Oktober. Banjir serangan berdatangan setelah perubahan signifikan, yaitu dengan memasangkan mereka berdua, dimulai dengan kemenangan Barca 2 – 0 atas Ajax pada tanggal 5 November.

Messi menempati posisi Suarez yang sebenarnya, sehingga membuat Suarez dan Neymar berganti posisi, tetapi dengan posisi mereka yang pasti untuk menerima bola menjadi penanda yang berguna. Saat melawan Real Madrid pemain Argentina No.10 itu menjelajahi seluruh lapangan untuk mencoba mempengaruhi permainan, tetapi jarang memberikan efek yang baik.

Pada paruh kedua pertandingan melawan Ajax, Suarez mulai mengambil peran yang lebih sentral dengan Messi di sebelah kanan, dan kinerja Barcelona pun semakin membaik. Itu bukan solusi individu untuk laga individu, perubahan yang sama terjadi beberapa hari kemudian di babak kedua saat Barca menang 2-1 atas Almeria (Suarez kembali ke pentas dengan mencetak gol penyeimbang. Apakah Enrique menyadari sesuatu?

Sang pelatih jelas menyukai apa yang dia lihat, karena dalam pertandingan hari Sabtu melawan Sevilla, Suarez diposisikan di tengah dan Messi di sebelah kanan pada perubahan taktik di akhir – akhir laga.

Memainkan Messi di posisi ini bukan hal yang baru, tetapi membuat dia bermain secara efektif di posisi itu adalah sesuatu yang belum terjadi sejak tahun 2009. Ketika Gerardo Martino mencoba untuk memainkan kompatriotnya di posisi itu tahun lalu, sang pemain sering tampak terisolasi. Dengan keberadaan Suarez di tim, cerita menjadi berbeda. Messi tumbuh subur ketika ia didampingi penyerang cerdas lain di sekitarnya untuk membantunya. Dengan lebih banyaknya ruang di sebelah kanan, pemandangan permainan dan gerakan yang cerdas dari Suarez saat meminta bola, membuat pemain Argentina itu menggunakan kaki kirinya secara maksimal.

Gerakan Suarez sangat bervariasi, dan semakin baik saat disinkronkan dengan rekan penyerangnya. Kadang-kadang ia akan tetap berada di tengah dan memancing pemain bertahan untuk memberikan Messi ruang untuk bernapas, atau dia akan bergerak untuk membuka ruang dan memungkinkan Messi masuk ke dalam dan melakukan tembakan.

Pada kesempatan lain, dia akan bermain satu-dua dengan pemain No.10 di dekat gawang, seperti pada contoh di bawah ini. Messi berada di kanan dan Suarez berada di tengah dalam sebagian besar laga melawan APOEL dan Sevilla, pasangan itu mencetak tujuh gol, sehingga Enrique kemungkinan akan tetap memakai formula itu di posisi penyerang.  

Skip to 3:32

Telat Tapi Hebat

Tidak bisa bermain sampai Oktober menimbulkan pertanyaan tentang seberapa baik yang bisa dilakukan Suarez musim ini, tetapi dia telah membuat dampak yang signifikan bagi Barcelona dalam jangka waktu yang pendek. Larangan bermain bagi pemain Uruguay tersebut sebenarnya sangat membantunya untuk menyesuaikan diri di klub barunya, karena ia menjalani banyak sesi latihan sebelum dia melakoni debut.

Hal itu menjelaskan pemahamannya yang tajam terhadap Messi, serta kemampuannya untuk memimpin serangan Barcelona secara teratur. Lawan yang sebelumnya mengira mereka telah memahami Barca, sekarang memiliki teka-teki baru untuk dipecahkan di pertengahan musim. Enrique  berharap akan bisa mengeksploitasi hal itu sampai mencapai efek yang maksimal untuk pertandingan penting ke depan.

Lainnya di #FFT100