Manchester City, Bagian 9: Mendominasi di Sepakbola Pria dan Wanita

Dalam bagian terakhir dari fitur spesial kami tentang evolusi Manchester City, kami akan melihat lebih dekat dengan tim wanita mereka dan bertanya, apakah sentuha Pep Guardiola bisa memberikan pengaruh baik bagi timnas Inggris...

Lebih dari 4.000 orang hadir di Academy Stadium pada akhir September lalu, termasuk kapten tim utama, Vincent Kompany, untuk menyaksikan tim City lainnya meraih kesuksesan.

Di hadapan para penonton yang memecahkan rekor penonton terbanyak, Manchester City Women mengalahkan juara bertahan Chelsea untuk menjuarai Women’s Super League dan menjadi juara nasional untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Mereka meneruskan pencapaian itu dengan menjuarai WSL Continental Cup seminggu kemudian.

Saya memenangi liga bersama Arsenal dan rasanya luar biasa, tetapi yang satu ini mengalahkan perasaan itu karena saya telah melihat bagaimana klub ini telah berubah selama tiga tahun terakhir

- Steph Houghton

Tim itu baru didirikan pada 1988 dan keputusan FA untuk memasukkan mereka di level tertiggi Super League pada 2014 lalu bukannya tanpa kontroversi, dengan banyak orang mempertanyakan apakah mereka sudah cukup bagus di atas lapangan untuk mendapatkan tempat mereka.

Tetapi Marwood dan City meyakinkan FA bahwa mereka memiliki rencana besar. Sementara Manchester United saat ini tidak memiliki tim perempuan sama sekali, City Football Group ingin berinvestasi besar di sepakbola perempuan dan mereka pun sukses.

Mereka langsung merekrut beberapa pemain terbaik Inggris: Toni Duggan, Karen Bardsley, Jill Scott, Izzy Christiansen, Lucy Bronze, dan Steph Houghton, kapten tim nasional dan bintang tim Britania Raya di Olimpiade 2012.

“Ini memang penuh resiko,” aku Houghton soal keputusannya meninggalkan Arsenal, di mana ia memenangi dua gelar liga. “Tetapi ketika saya bergabung, saya tahu klub ingin memenangi trofi, bahkan meski hal itu tidak mungkin terjadi dalam dua tahun pertama.

"Ini adalah musim yang fantastis. Saya memenangi liga bersama Arsenal dan rasanya luar biasa, tetapi yang satu ini mengalahkan perasaan itu karena saya telah melihat bagaimana klub ini telah berubah selama tiga tahun terakhir dan seberapa keras semua orang bekerja untuk bisa sampai di sini.

Pertandingan antara tim wanita Manchester City melawan Melbourne City

“Ini adalah langkah beresiko yang pantas untuk diambil. Saya tahu saya ingin datang ke sini sebagai pesepakbola profesional dan menjadi pemain yang lebih baik. Saya mendapatkan pelatih yang sangat bagus di sini dan saya telah berkembang sebagai seorang pemain. Saya merasa kami memimpin di negara ini dalam hal sepakbola perempuan. Fasilitas di sini luar biasa – kadang saya harus mencubit diri sendiri (untuk meyakini bahwa segalanya nyata).

“Terkadang di sepakbola perempuan, orang-orang berkata mereka bisa membuatnya profesional dan mereka bisa memberikan ini dan itu, tetapi saya mempercayai segala yang dikatakan oleh siapapun di klub ini karena jika mereka berjanji, sembilan dari 10 kesempatan, janji itu akan dipenuhi.”

Manchester City akan memiliki tim pria dan perempuan yang merebut gelar juara nasional di saat yang sama

Mereka bukanlah satu-satunya tim perempuan di City Football Group yang menikmati kesuksesan juga – tim perempuan Melbourne City memenangi setiap pertandingan mereka musim lalu. Keduanya bertemu dalam sebuah pertandingan persahabatan di Abu Dhabi pada Februari. Manchester City menang 3-0.

Seandainya tim laki-laki mereka memenangi Premier League musim ini, Manchester City akan memiliki tim pria dan perempuan yang merebut gelar juara nasional di saat yang sama. “Itu akan benar-benar luar biasa,” kata Houghton, yang menghabiskan waktu makan siangnya untuk sesi foto Natal bersama Guardiola dan De Bruyne – di awal Oktober. Tidak ada orang yang bisa mengatakan bahwa City tidak pernah membuat rencana ke depan.

Houghton percaya bahwa kemajuan tim perempuan City dan banyak pemain timnas Inggris yang bermain di sana akan menguntungkan tim asuhan Mark Sampson tersebut, dan klub berharap bahwa pekerjaan yang mereka lakukan di sepakbola level junior pun akan memberikan efek yang sama bagi timnas pria Inggris.