Blog

Mantan Pemain Chelsea Bicara Soal Kelamnya Pensiun Dari Sepakbola

Steve Sidwell yang pernah memperkuat Chelsea mengaku sampai menangis ketika harus menyudahi rutinitasnya bermain bola pada tahun ini.

We are part of The Trust Project What is it?

Menjalani rutintas tahunan hingga kemudian berhenti total dalam satu titik tentu tidak mudah, dan itulah yang dirasakan mantan gelandang Chelsea Steve Sidwell.

Di usianya yang baru 35 tahun, Sidwell terpaksa menyudahi karier bermainnya lantaran mengalami rentetan cedera punggung dan engkel, yang kemudian memaksanya pensiun pada musim panas 2018 ini.

Klub terakhir yang dibela Sidwell adalah Brighton & Hove Albion dan ia mengungkapkan kelamnya pensiun dari dunia lapangan hijau.

“Itu [pensiun] mengerikan. Sangat mengerikan,” katanya kepada program The Debate di Sky Sports. “Ini adalah 15-20 tahun karier, sebuah struktur yang saya miliki. Saya terbiasa menjalaninya, setiap hari. Saya diberi tahu apa yang harus dilakukan.

“Namun untuk disuruh berhenti, untuk akhirnya mengambil keputusan [pensiun] itu, saya sampai menangis, termenung di kamar tidur saya. Saya sebenarnya belum ingin berhenti, namun cedera yang menghentikan saya. Saya tidak ingin berakhir dengan cara seperti itu.

“Itu sulit. Setiap pemain yang terbiasa dengan rutinitas, bekerja bersama orang-orang di sekitarnya, dan kemudian keluar dari itu dan menuju dunia nyata, itu terdengar gila bagi mereka yang ada di rumah, namun ini rasanya seperti Anda meninggalkan lingkungan yang Anda tempati setelah sekian lama,” imbuhnya.

Selama karier profesionalnya, Sidwell hanya mampu meraih trofi Championship bersama Reading pada 2005/06.