Blog

Mason Greenwood, Talenta Mengerikan Yang Patut Dilirik Jose Mourinho

Greenwood terus menunjukkan sinarnya musim ini dengan mengoleksi 36 gol dari 36 penampilan untuk tim Manchester United U-18 dan level di atasnya!

We are part of The Trust Project What is it?

Keterpurukan Manchester United musim ini bukan cuma salah Jose Mourinho, namun para pemain di tim utama juga layak mendapat kritikan pedas lantaran performa mereka sungguh ampas!

Di musim Liga Primer Inggris yang baru melewati 17 pertandingan, tim Setan Merah kesulitan merangsek ke urutan empat besar, belum lagi mereka telah kebobolan 29 kali – berbanding terbalik dari musim lalu yang hanya membiarkan 28 bola masuk ke gawang untuk sepanjang kompetisi.

Lebih dari itu, ketidakmampuan barisan depan untuk menghadirkan gol membuat mereka sering ditahan imbang tim papan bawah, seperti contohnya adalah ketika melawan Southampton beberapa waktu lalu dan itu sedikit banyak disebabkan oleh lini penyerangan mereka yang tumpul.

Di musim ini, yang menjadi topskor United di ajang Liga Primer adalah Anthony Martial, seorang pemain yang biasa beroperasi di sektor kiri penyerangan dan jarang mendapatkan kesempatan. Sebaliknya, harapan untuk mencetak gol yang dibebankan kepada Romelu Lukaku justru tidak berjalan sebagaimana sang pemain mengaku tidak dalam bentuk terbaik untuk bersaing di liga karena kelebihan massa otot. 

Saat kalah 3-1 dari Liverpool di Anfield pada akhir pekan kemarin, Lukaku bahkan hanya menyentuh bola sebanyak 20 kali dan jumlah tersebut menjadi statistik terendahnya musim ini, yang diperparah dengan sentuhan pertamanya yang sering kali buruk.

Untuk itu, Mourinho kiranya perlu menilik pada opsi lain dan bukan hal yang memalukan untuk memanggil anak muda dari barisan akademi jika mereka memang mumpuni. Satu propsek yang kini patut dipanggil masuk ke tim utama adalah Mason Greenwood, seorang penyerang muda berusia 17 tahun yang di gelaran kali ini bersinar untuk tim United U-18 arahan Nicky Butt.

Greenwood, kelahiran 1 Oktober 2001, menjelma jadi mesin gol menakutkan untuk level U-18 dan hal itu sudah ia tunjukkan sejak musim lalu dengan bukti 17 gol dari 17 penampilan sebagai starter. Catatan itu jelas tidak buruk untuk pemain yang mengawali kariernya di posisi gelandang, dengan kini ia lebih banyak dipercaya mengisi posisi penyerang sentral.

Kebintangan Greenwood bersama tim U-18 membuat mereka keluar sebagai juara Liga Primer U-18 wilayah Utara musim lalu dan ia juga menyabet gelar topskor. Mantan pemain Setan Merah seperti Clayton Blackmore lantas memprediksi masa depan cerah untuk sang youngster.

“Kita belum tahu seberapa bagus dia [Greenwood] ke depannya. Dia masih terus berkembang,” kata Blackmore. “Dia itu sangat bagus saat membawa bola dan sangat bagus dengan kedua kakinya.

“Dia adalah pemain pertama yang saya lihat bisa menendang penalti dan juga melakukan tendangan bebas menggunakan kaki yang salah. Saya tidak pernah menemui yang seperti itu! Dia jelas punya peluang nyata [untuk masuk tim utama].”

Statistik Greenwood terus saja meningkat musim ini dan sampai detik ini ia sudah mengukir 36 gol dari 36 penampilan untuk tim United U-18 dan level di atasnya. Terakhir, ia menyumbang hat-trick dalam kemenangan 4-3 atas Chelsea U-18 di ajang FA Youth Cup, Selasa (18/12) dini hari WIB tadi.

Chelsea U-18 ini bukan tim sembarangan karena mereka berstatus juara bertahan dalam lima musim terakhir. Akan tetapi, tim sekelas mereka dibuat tak berdaya di hadapan Greenwood, padahal United U-18 dipaksa bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-75 menyusul pengusiran Di’Shon Bernard.

Remember the name, Mason Greenwood!