Memphis Express: Premier League menjadi pemberhentian selanjutnya bagi "Deadly Depay"

Dari pemain yang berkembang menjelma menjadi pemain kelas dunia di Piala Dunia 2014, pemain muda PSV ini membawa klubnya menjadi yang teratas di Belanda - dan seperti yang Elko Born katakan, saat ini dirinya telah membuka jalan ke Inggris..

Ada Robin van Persie yang menjadi bintang kemenangan 5-1 Belanda atas Spanyol dan ada Arjen Robben yang tidak di pungkiri lagi adalah penyerang terbaik di tim, dengan sukses mencetak gol dan memberikan umpan-umpan akurat.
 
Penampilan kedua pemain Manchester United dan FC Bayern tersebut memang seperti yang di harapkan banyak pihak. Akan tetapi, pencari bakat di seluruh Eropa mengamati pemain yang berbeda dari tim nasional Belanda, satu pemain muda yang berpotensi dan belum dikenal banyak orang dimana diprediksi akan menjadi bintang besar, dia adalah, Memphis Depay.
 
Saat tim nasional Belanda masih di asuh oleh Louis van Gaal, Depay bermain lebih lama dari yang orang prediksi. Tampaknya, pelatih Manchester United tersebut melihat sesuatu di dalam diri pemain muda tersebut yang sukses menembus tim utama PSV dari tim muda mereka pada musim sebelumnya. Biasaya dirinya bermain di sayap kiri, hal ini membuat dirinya bisa menusuk dan memotong masuk ke dalam pertahanan lawan dan menggunakan kaki kanannya yang kuat. Depay sering bermain di posisi tersebut saat Belanda memainkan pola 4-3-3.
 
Depay dan Robben menghancurkan lawannya di Brazil
Depay dan Robben menghancurkan lawannya di Brazil

Lebih dari satu kali kesempata, kehadiran Depay membuat permainan berbeda. Pada pertandingan kedua babak penyisihan grup saat melawan Australia, pemain sayap tersebut di masukan pada babak kedua, dimana saat itu mereka sedang ketinggaan 2-1. Setelah Van Persie menyamakan kedudukan, pemain PSV ini mencetak gol kemenangan sesaat sebelum peluit akhir di tiup. Di pertandingan ketiga saat Belanda melawan Chile di babak penyisihan grup, Depat lagi-lagi membuat penampilan di babak kedua, kali ini dirinya mencetak gol kedua Belanda setelah bekerja sama dengan Arjen Robben.

Rumor

Tidak salah apabila banyak rumor yang beredar mengenai Depay yang di minati banyak klub Inggris. Akan tetapi, hal itu sepertinya hilang begitu saja, pemain yang bersangkutan tetap bertahan di Belanda. Ada pemikiran yang menyatakan bahwa pemain cepat tesebut harus menghabiskan satu tahun lagi di Eredivise untuk lebih berkembang. Ditambah PSV yang tidak mau kehilangan pemain bintangnya, jadilah pemain Belanda tersebut bertahan di Belanda.
 
Semua berjalan sesuai rencana sejauh ini, Depay telah mencetak tujuh gol di sembilan pertandingan untuk klubnya dan bebas cedera saat timnya bermain bagu pada awal musim ini, diharapkan pemain ini akan berkembang lebih pesat lagi. Dalam kebanyakan pertandingan melibatkannya, Depay hampir berjuang sendirian untuk membantu klubnya menjuarai Eredivise. Saat ini, PSV sedang berada di urutan pertama Liga Belanda - dan apabila Depay dapat mempertahankan penampilannya seperti ini, kemungkinan besar timnya akan tetap berada di urutan ini hingga akhir musim.
 
Sepertinya, Piala Dunia membuat Depay untuk berkembang dari pemain muda yang menjanjukan menjadi pemain kelas dunia. Berlatih di bawah Van Gaal dan bersama dengan pemain kelas dunia seperti, Robben dan Van Persie, membuat dirinya dapat mengasah kemampuannya. Saat ini, Depay dipercaya sudah siap untuk bermain di level lebih tinggi. Pemain sekelasnya sepertinya terlalu besar bagi Eredivise, dia sudah siap untuk bermain di liga-liga besar Eropa, seperti Liga Primer Inggris. 
 
"Bertemu di Manchester?" Van Gaal dengan Depay
"Bertemu di Manchester?" Van Gaal dengan Depay

Dihubungkannya Depay dengan Manchester United adalah hal yang wajar. Pada Piala Dunia, terlihat jelas Depay dan Van Gaal memiliki hubungan yang bai dan tidak ada yang terkejut apabila pemain muda PSV ini memuji pelatih Belanda tersebut berkali-kali di media setelah turnamen empat tahunan tersebut. Ditambah lagi, Van Gaal memiliki reputasi bagus saat bekerja sama dengan pemain muda. Mungkin saja pelatih United ini memiliki sesuatu yang bisa membuat Depay menjadi pemain yang lebih baik lagi dari sekarang.

Sepertinya, klub lain yang juga kemungkinan akan mengejar Depay adalah Tottenham Hotspur. Tim London tersebut telah memiliki pemain yang di datangkan dari Eredivise, seperti Jan Vertonghen dan Christian Eriksen dari Ajax. Tidak diragukan lagi, datangnya Depay bisa menjadi tambahan ideal bagi Spurs. Selain itu, ada Arsenal yang dipercaya ingin mendatangkan pemain muda tersebut, dimana Arsene Wenger sangat senang membeli dan mengumpulkan pemain-pemain berbakat dari seluruh Eropa ke dalam skuatnya.

Dengan datangnya bursa transfer bulan Januari sedikit lagi, rumor kepindahan Depay ke Liga Primer Inggris bisa merebak kembali. Tidak untuk melihat alasan kenapa pemain ini sangat di mininati di bursa transfer bulan Januari nanti, dimana saat ini pemain Belanda ini adalah pemain papan atas di Belanda, pemain sayap flamboyan ini sepertinya sudah siap untuk melangkah satu level lebih tinggi dalam karirnya. Mungkin musim panas lalu terlalu cepat atau mungkin dirinya akan tetap bertahan di klubnya pada musim dingin kali ini. Musim panas selanjutnya, meskipun demikian, semua taruhan mungkin akan hilang dan disaat FFT100 selanjutnya, Depay mungkin saja sudah bermain di klub yang berbeda dan berada di urutan lebih tinggi dalam daftar ini.

Perdebatkan #FFT100 [link to Infographic page]