Mengapa Fans Liverpool Menyanyikan 'You'll Never Walk Alone'?

Paul Brown menjelaskan sejarah di balik lagu kebesaran Anfield dan mengapa The Reds mengadopsinya menjadi lagu mereka...

Hanya sedikit lagu yang begitu terasosiasi dengan sebuah klub sepakbola seperti You’ll Never Walk Alone dengan Liverpool. Sebuah anthem komunal yang telah bertahan melewati berbagai masa sulit, lagu ini sepertinya memang sangat cocok dengan fans sepakbola yang terus berharap setiap saat di atas teras stadion, meski lagu ini sebetulnya berawal dari pertunjukkan Broadway, di pertunjukkan musikal Rodgers and Hammerstein berjudul Carousel. Namun rekaman yang paling terkenal dari lagu ini adalah versi pop tahun 1963 dari band dari Liverpool, Gerry and the Pacemakers.

Anfield adalah salah satu stadion sepakbola pertama yang memiliki DJ, dan fans akan bernyanyi bersama sebelum pertandingan dengan lagu-lagu Top 10 yang diputar

Ada cukup banyak debat soal kapan You’ll Never Walk Alone pertama kali dinyanyikan oleh fans Liverpool, yang terkenal menyanyikan lagu-lagu pop di teras stadion di tahun 1960an. Anfield adalah salah satu stadion sepakbola pertama yang memiliki DJ, dan fans akan bernyanyi bersama sebelum pertandingan dengan lagu-lagu Top 10 yang diputar, sebagian besar merupakan favorit warga lokal seperti The Beatles, Cilla Black – dan Gerry and the Pacemakers.

You’ll Never Walk Alone masuk daftar Top 10 menjelang pertandingan kandang melawan West Brom pada 19 Oktober 1963, dan itu mungkin kali pertama fans menyanyikan lagu ini. Dua minggu kemudian, lagu ini berada di posisi no. 1, jadi lagu ini dimainkan sebelum kick-off melawan Leicester. You'll Never Walk Alone berada di posisi no. 1 selama empat minggu, dan berada di daftar Top 10 selama sembilan minggu, tetapi fans terus menyanyikannya lama setelah lagu ini keluar dari tangga lagu.