Mengapa Paulinho Justru Bisa Menjadi Pembelian Terpenting Barcelona Musim Ini

Hanya dalam waktu singkat, Paulinho terlihat sudah beradaptasi dan sukses menjawab semua keraguan atas dirinya. Meski dianggap kurang cocok dengan gaya Barcelona, ia mungkin justru bisa menjadi pemain penting bagi El Barca musim ini. Mengapa demikian?

Akhir pekan lalu, Getafe menunjukkan rasa tak ingin mengalah. Maklum saja, mereka tampil di hadapan puluhan ribu supporternya sendiri. Gaku Shibasaki dkk. menyerang cukup gencar bahkan sempat unggul terlebih dahulu. Meski akhirnya Denis Suarez bisa menyamakan kedudukan untuk Barcelona, Getafe masih optimis untuk mencuri poin dari raksasa asal Katalunya tersebut.

Ada sisa 15 menit terakhir. Barca jelas butuh gol kemenangan namun terlihat di sisi lapangan ada Paulinho dipersiapkan. Barca tak menurunkan penyerang tambahan, namun menurunkan gelandang bertipikal box-to-box untuk mengejar ketertinggalan.

Logis atau tidak? Secara logika, tentu saja sedikit kurang logis. Jika butuh gol, harusnya memasukkan penyerang tambahan. Namun ternyata Paulinho memporak-porandakan logika tersebut. Ia menjadi penyelamat bagi Barca dengan menceploskan umpan terobosan Lionel Messi dan mengubah keadaan menjadi 1-2 untuk Blaugrana. Pergerakan vertikalnya di wilayah sepertiga akhir inilah yang membantu Barca saat sang penyerang utama (Luis Suarez) tak bisa apa-apa.

Paulinho ternyata tak puas hanya mencetak gol sekali saja. Ia kembali mencetaknya lewat sundulan kepala pada laga tengah pekan saat menjamu Eibar. Selain gol, ia juga menciptakan assist bagi salah satu gol Messi pada laga tersebut.

Kritikus dan pencemooh Paulinho saat datang ke Barcelona jelas tak sedikit. Begitupun mereka yang ragu dengan kemampuan olah bolanya. Wajar saja, banderol €40 juta (pemain termahal kelima milik Barca, lho) dengan usia yang sudah 29 tahun yang dibeli dari klub Tiongkok menjadi kompilasi-kompilasi dari keraguan tersebut.

Banderol €40 juta (pemain termahal kelima milik Barca, lho) dengan usia yang sudah 29 tahun yang dibeli dari klub Tiongkok menjadi kompilasi-kompilasi dari keraguan tersebut

Ditambah, perekrutan dirinya dibumbui dengan berita kecurigaan bahwa ia adalah pemain pelicin dari proyek pribadi sang presiden Barca, Josep Bartomeu, agar bisa menanam saham perusahaan di area pelabuhan Guangzhou, Tiongkok. Entah benar atau tidak, yang ini masih menjadi misteri bersama.

Penulis pribadi pun menjadi salah satu dari banyak orang yang mempertanyakan mengapa Barcelona membeli Paulinho dengan harga mahal. Paulinho tak salah. Mungkin saja pihak Barcelona tak pandai bernegosiasi. Meski mempertanyakan tentang banderol, saya belum mampu menghakimi kualitas permainannya karena baru bergabung beberapa pekan terakhir.

Namun pada faktanya, tak sedikit juga yang benar-benar mencemoohnya dan saya tak bisa membayangkan mereka yang mencemooh apakah ikut bersorak atau tidak ketika Pauliho menjadi penyelamat di kandang Getafe akhir pekan lalu. Satu yang jelas; Paulinho sudah mulai membungkam para kritikusnya saat ini.