Mengapa Tiga Gelandang Ini Adalah Faktor Kunci Kemenangan PSG Atas Chelsea

Ya, Angel Di Maria memang luar biasa. Oke, Edinson Cavani memang merupakan pahlawannya. Tapi tiga gelandang ini juga perlu mendapatkan pujian, tulis Erie Wicaksono...

Dalam tiga tahun beruntun Paris Saint Germain (PSG) dan Chelsea selalu bertemu di babak gugur Liga Champions termasuk, musim ini. Pada pertemuan pertama di Perancis, dua gol dari Zlatan Ibrahimovic dan Edison Cavani membawa kemenangan bagi tim besutan Laurent Blanc tersebut sekaligus modal berharga saat nanti melawat ke Stamford Bridge.

Melihat permainan tuan rumah pada Rabu dini hari (17/2/2016), kredit atau pujian tidak hanya perlu diberikan pada para pencetak gol atau Angel Di Maria, yang memberikan umpan cantik kepada Cavani dan tampil bagus di sepanjang laga, tetapi juga ke tiga pemain tengah PSG. Secara konstan dan dinamis Marco Verratti, Thiago Motta dan Blaise Matuidi membuat sesak lini tengah sehingga para pemain Chelsea kesulitan mengembangkan permainan.

Ketiganya tidak ragu untuk naik ataupun turun mengisi ruang sekaligus menjadikan keadaan 2 vs 1 atau 3 vs 2. Hal ini dilakukan agar gelombang serangan tidak pernah berhenti dan selalu mengalir, sehingga memaksa lawan berada di daerah permainan sendiri. Beberapa kali terlihat di antara mereka mendampingi Lucas Moura, Di Maria, ataupun sang juru gedor nomor satu dari Swedia yang mengisi lini depan PSG.

Pages