Mengapa Toby Alderweireld adalah Pemain Terpenting Tottenham Saat Ini

Seb Stafford-Bloor menyaksikan Tottenham meraih hasil imbang 0-0 kedua mereka dalam sepekan di The Vitality Stadium pada hari Sabtu lalu, dan satu hal yang jelas: semakin cepat Toby Alderweireld kembali, semakin baik. 

Aneh untuk membahas sebuah tim yang tidak terkalahkan dengan cara seperti itu, tapi performa Tottenham sudah agak goyah pasca jeda internasional. 

Satu poin yang diraih di The Hawthorns tujuh hari lalu merupakan gambaran dari banyaknya peluang yang tersia-siakan dan, meskipun mendapatkan hasil yang layak, mereka tampak bermain buruk melawan Bayer Leverkusen di Jerman. Kerapuhan mereka dengan mudah terlihat: pasukan Mauricio Pochettino ini terlihat rentan sejak Toby Alderweireld keluar di menit 60 melawan West Brom dan meski cederanya tidak separah dugaan awal, Spurs berkunjung ke markas Bournemouth tanpa bek tengah berkualitas mereka.

Toby Alderweireld ditandu keluar saat melawan West Brom

Toby Alderweireld ditandu keluar saat melawan West Brom

Tanpa dirinya, Tottenham bermain mengandalkan insting, impulsif, dan yang paling utama, tidak stabil

Pria Belgia ini adalah elemen penting dalam formasi empat bek ala Pochettino dan, tanpa dirinya, Tottenham bermain mengandalkan insting, impulsif, dan yang paling utama, tidak stabil. Kerapuhan mereka tampak kentara dalam 10 menit pertama ketika melawan Bournemouth, saat Dan Gosling merangsek ke kotak penalti setelah Spurs bertahan dengan buruk dalam menghadapi situasi bola mati, memberikan bola ke Charlie Daniels dan membuat Hugo Lloris harus melakukan penyelamatan yang luar biasa. 

Itu bisa dimaklumi; Kyle Walker dan Danny Rose adalah sepasang full-back agresif, Jan Vertonghen adalah seorang bek tengah yang temperamen, dan Eric Dier akhir-akhir ini berkembang sebagai seorang gelandang bertahan. Tanpa Alderweireld, pertahanan Spurs bermain tanpa komando.

Jan Vertongen dan Toby Alderweireld

Bisa dibilang duet bek tengah terbaik di Premier League

Namun, kontribusi Alderweireld biasanya lebih bervariasi: dia jelas seorang bek tengah yang luar biasa, namun dia juga seorang pemain yang memainkan peran penting dalam membangun permainan di dalam struktur timnya. Sementara umpan-umpannya terlihat terencana dan cerdas, dia telah membuat Tottenham berkembang dalam umpan-umpan panjang dengan akurasi dan kecepatan yang tinggi.

Duet bek tengah Vertongen dan Dier

Duet bek tengah Vertongen dan Dier

Hilangnya umpan vertikal yang penting

Pochettino mungkin menekankan kebutuhan untuk mengakomodasi pemain-pemain menyerangnya dengan menguasai bola secepat mungkin, tetapi para bek memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan hal itu seperti halnya para gelandang; tanpa kemampuan Alderweireld untuk menembus area permainan lawan dan tanpa umpan-umpan jarak jauhnya – tim-tim lawan merasa relatif mudah untuk membuat Spurs kesulitan menguasai area tengah lapangan dan membawa mereka ke area yang lebih lebar, daerah yang lebih padat yang lebih mudah untuk dipertahankan. Tanpa adanya kesalahan individu atau kesalahan posisi, hampir mustahil untuk mendapatkan kontrol dalam kondisi seperti itu, atau bahkan untuk menghasilkan perubahan momentum. 

STATS ZONE

Stats Zone Gratis di iOS • Gratis di Android

Dan inilah yang terjadi di babak pertama di Stadion Vitality: Vertonghen dan Dier hanya melakukan umpan-umpan di daerah mereka dan bukannya ke area permainan Bournemouth dan, akibatnya, mereka melakukan umpan-umpan lambung ketimbang umpan-umpan pendek. Mereka gagal memengaruhi permainan lawan. Para pemain Bournemouth nyaman di area permainan mereka dan serangan Tottenham ke kotak penalti hanya bersifat sekejap dan tidak tajam. 

Untuk memperjelas, Son Heung Min menyelesaikan lima dari enam upaya umpannya di lini serang, namun hanya salah satu dari umpan itu yang terjadi kotak penalti dan semuanya merupakan umpan ke belakang. Tidak ada kecerdasan visi, tidak ada pergerakan untuk memberikan umpan dan performa yang buruk merupakan gambaran bagaimana Tottenham tidak memberikan dampak yang besar dalam pertandingan ini. 

Heung Son Min menyelesaikan lima dari enam usaha umpannya di sepertiga lapangan akhir

Heung Son Min tak banyak beraksi di pertandingan ini

Pochettino mencoba solusi kreatif: Mousa Dembele ditarik ke posisi yang lebih dalam bersama Victor Wanyama untuk menambah opsi menguasai lini tengah. Setelah babak pertama, Walker dan Rose didorong untuk mengambil posisi jauh lebih maju dan, jika memungkinkan, menjelajahi seluruh area lapangan. Itu lumayan berhasil. Sementara Tottenham bermain di posisi yang lebih maju dan menguasai bola di area yang lebih jauh di depan, mereka gagal untuk mengonversi dominasi penguasaan area menjadi peluang yang berarti.

Vincent Janssen masuk sebagai pemain pengganti untuk menjadi gelandang tengah dan Moussa Sissoko memberikan perfroma yang bagus untuk menggantikan Dele Alli, namun tak satu pun memberikan dampak yang krusial. Sebaliknya, Bournemouth menjadi tim yang lebih mengancam dan ketika serangan Spurs mereka melakukan serangan balik yang berbahaya.

Peluang yang tersia-siakan

Sejak kebangkitan mereka di bawah Pochettino, Tottenham mendapatkan pujian karena kemampuan mereka untuk menghindari masalah cedera dan hukuman larangan bermain. Dembele sudah absen beberapa kali musim ini, Harry Kane masih belum pulih dari cedera, namun mereka tetap tak terkalahkan dan pemain-pemain penting sebelumnya telah memberikan kontribusi yang tepat pada saat-saat yang penting. Mengingat bagaimana musim lalu berakhir, ini merupakan hal yang menyenangkan.

Namun, jika hasil imbang tanpa gol bisa memberikan satu gambaran, itu adalah bahwa Alderweireld mungkin merupakan salah satu pemain yang sangat diandalkan Pochettino. Ia bek tengah utama yang penting dan adanya perubahan komposisi pemain penting di posisi apapun jarang menghasilkan sesuatu yang bagus, namun absennya Alderweireld langsung membuat seluruh tim menjadi tidak stabi.

(Assist Alderweireld untuk gol Dele Alli ke gawang Everton musim lalu - via GIPHY)

Alderweireld memiliki atribut pertahanan spesifik yang penting dan keseimbangan kombinasinya dengan Vertonghen sebagai pemain bertahan yang sesungguhnya merupakan kunci dari catatan pertahanan Spurs yang mengagumkan. Tapi ketidakhadirannya yang menunjukkan seberapa jauh pengaruhnya secara keseluruhan: opsi umpan-umpan yang ia bawa penting bagi ritme dan variasi permainan Tottenham, apakah itu temperamennya yang tenang atau berbagai kemampuannya yang mengesankan, ia muncul untuk memberikan organisasi pada tim ini dan, pada tingkat yang lebih sederhana, ketenangan. Itu tidak berwujud, tapi penting.

Duet bek tengah Vertongen dan Alderweireld

Vertongen dan Alderweireld

Dengan kata lain, ketika dia tidak di lapangan intensitas Tottenham menurun. Mereka terlihat rentan dan lemah. Ada lebih banyak kesalahan yang dibuat, pemain lebih sering keluar dari posisi mereka, dan pertahanan mereka yang kokoh bisa tidak terlihat. Pasukan Pochettino ini sudah terkenal bagus dalam menganalisis pertandingan dan mengamankan kemenangan. Bahkan, mereka menjadi tim yang lebih sering mengamankan kemenangan atau poin jauh sebelum menit-menit terakhir pertandingan. Tapi itu tidak terjadi pada hari Sabtu.

Spurs kehilangan kontrol di 10 menit terakhir dan diuntungkan pada ketidakmampuan Bournemouth untuk mengonversi peluang. Mereka bisa saja kebobolan, bisa juga memberikan penalti ke lawan, dan, ketika waktunya hampir tiba, mereka sangat ingin peluit panjang segera dibunyikan. Yang mengkhawatirkan, hal yang sama juga terjadi saat mereka bertandang ke markas Leverkusen pada Selasa malam lalu. 

Eric Dier memberikan penghargaan pada fans Spurs setelah hasil imbang 0-0 dengan Bayer Leverkusen

Eric Dier setelah hasil imbang 0-0 Spurs dengan Bayer Leverkusen

Ketika Leicester City tiba di London Utara akhir pekan ini, Alderweireld kemungkinan telah sepenuhnya fit dan akan tersedia untuk masuk skuat. Tapi akhir pekan lalu memberikan gambaran seperti apa Spurs tanpa dirinya. Di sisi lain, itu menggambarkan betapa lengkapnya ia sebagai seorang pemain dan betapa beruntungnya Spurs memilikinya. Di sisi lain, hal itu menunjukkan betapa tipis garis pemisah antara Spurs yang lama dan yang baru.

STATS ZONE Gratis di iOS Gratis di Android 

Feature baru setiap harinya di FourFourTwo.com/ID • Analisis lainnya