Sorot Bakat

Mengenal Caglar Soyuncu, Pemuda Turki yang Menjadi Andalan Anyar Leicester City

Caglar Soyuncu

Michael Yokhin memperkenalkan bek anyar Leicester City berusia 22 tahun yang sudah diramal akan pindah ke Premier League sejak musim panas tahun lalu...

We are part of The Trust Project What is it?

Kisah Singkatnya

Perkembangan karier Caglar Soyuncu sejauh ini memang cukup mengesankan. Tiga tahun lalu, ia hanyalah pemain klub divisi kedua Turki, Altinordu, tetapi dengan cepat ia dikait-kaitkan dengan klub-klub besar macam Arsenal dan Manchester United – sebelum akhirnya resmi pindah ke Premier League bersama Leicester City pada musim panas ini.

Pemain berusia 22 tahun ini juga sudah cukup diakui di Bundesliga, di mana performanya bagi Freiburg berhasil menyita perhatian para pemerhati dan fans liga Jerman.

Caglar Soyuncu, Pierre-Emerick Aubemeyang

Klub kecil ini memang nyaris terdegradasi musim ini, tetapi Soyuncu diuntungkan oleh stabilitas yang diberikan klubnya dan pelan-pelan terus mengalami perkembangan di bawah asuhan pelatihnya, Christian Streich.

Mengapa Anda Perlu Mengenalnya

DATA & FAKTA

  • Tanggal Lahir: 23 Mei 1996
  • Tempat Lahir: Izmir, Turki
  • Posisi: Bek Tengah
  • Klub-Klub: Altinordu, Freiburg
  • Negara: Turki (9 penampilan, 0 gol) 

Pada tahun 1996 lalu, fans sepakbola Turki sangat terkejut ketika pelatih tim nasional mereka, Fatih Terim, membawa seorang bek yang kurang dikenal, Vedat Inceefe, ke Piala Eropa meski ia merupakan pemain divisi dua bersama Karabukspor – dan bahkan selalu memainkannya sebagai starter di setiap pertandingan babak grup.

Sorotan yang diarahkan kepadanya membantu Inceefe pindah ke Galatasaray pada musim panas itu, dan menikmati karier yang lumayan bagus setelahnya, meski ia tidak pernah membela Turki lagi. Namun ia memahami betul bahwa sepakbola adalah soal meritokrasi, dan Soyuncu beruntung ia bisa memiliki Inceefe sebagai pelatih tim nasional Turki U-19.

Karena pengalamannya di masa lalu, wajar saja jika Inceefe tidak takut untuk memberikan kepercayaan bagi Soyuncu untuk masuk skuatnya pada tahun 2014 lalu, meski ketika itu pemuda ini hanya bermain di level amatir. Namun performanya begitu menjanjikan, dan pada musim 2015/16, posisi Caglar di jantung pertahanan timnya, Altinordu, pun tidak tergantikan.

Perkembangan pesatnya membuat Soyuncu mengikuti jejak pelatih timnas U-19-nya tersebut dengan membuat debut untuk timnas Turki sebagai pemain divisi dua. Yang menarik, pelatih timnas senior Turki adalah Fatih Terim lagi, dan ia pun memasukkan nama pemuda ini ke dalam skuat sementaranya untuk Euro 2016. Sayangnya, Soyuncu harus tersingkir ketika skuat akhir Terim untuk Piala Eropa dua tahun lalu itu diumumkan.

Caglar Soyuncu Turkey

Meski begitu, para pemandu bakat Eropa sudah tertarik padanya karena Soyuncu sepertinya akan menjadi pemain menjanjikan yang berharga murah. Sevilla – yang ketika itu masih bersama direktur olahraga mereka yang brilian, Monchi – bahkan ikut berburu tanda tangannya. Namun pemuda ini lebih memilih klub yang lebih kecil, Freiburg, dengan pikiran bahwa Bundesliga adalah liga yang tepat untuknya, dan di klub tersebut, ia punya kesempatan yang lebih baik untuk bisa bermain setiap pekannya.