Mengenang Gol Del Piero: Saat Pinturicchio Memupus Kedigdayaan Real Madrid

Alessandro Del Piero mencetak 208 gol di sepanjang kariernya bersama Juventus, namun satu golnya ke gawang Real Madrid pada 21 Oktober 2008 adalah salah satu yang paling istimewa...

Hitam dan putih tidak hanya warna. Hitam dan putih mempunyai makna lainnya.

Sir Charles Spencer Caplin, atau yang dikenal dengan Charlie Caplin, bisa membuktikan itu. Ia sering kali membuat karya seni hitam dan putih. The Tramp adalah salah satunya. Namun, lihatlah. Saat orang-orang Inggris menantikan karya hitam putihnya, ada senyuman, tawa kebahagiaan, serta cinta berada di baliknya.

Pasalnya, dengan karya hitam dan putihnya, Charlie Caplin bisa melipur lara sekumpulan keluarga yang sedang dirundung duka. Ia juga bisa membuat orang-orang bahagia di tengah-tengah hujan yang jatuh dari langit murung. Selain itu, ia juga bisa membuat orang-orang mencintai sesuatu yang tergolong absurd. Hebatnya, ia bisa melakukan itu hanya dengan membisu. 

Dalam sepakbola, Alessandro Del Piero tak kalah dari Charlie Caplin. Ia juga hitam dan putih yang ajaib.  

Ia juga begitu romantis, bisa dengan mudah membuat banyak orang jatuh cinta.

Orang-orang yang memperhatikannya sejak ia pindah ke Juventus pada tahun 1993 lalu pasti tahu. Dengan perpaduan antara baju kedodoran dan sepatu hitam pekat, Del Piero bisa membuat seragam hitam dan putih milik Juventus lebih berwarna daripada seragam berwarna lainnya. Seisi tribun bisa bergemuruh karena Del Piero. Dan detak jantung orang bisa menjadi tak teratur karena ulahnya. 

Lalu apalagi? Simak ucapannya berikut ini: "Pada 28 Juni tahun 1993 lalu (saat Del Piero bergabung dengan Juventus) saya memastikan masa depan saya: hitam dan putih, hitam dan putih selamanya." Ia juga begitu romantis, bisa dengan mudah membuat banyak orang jatuh cinta. 

Alessandro Del Piero mempunyai julukan Pinturicchio. Sebuah julukan yang juga diberikan orang-orang Italia kepada Bernadino di Betto, pelukis ternama Italia di zaman Renaissance. Julukan itu tentu saja tak main-main dan tak sembarangan diberikan kepada seseorang. Dan saat seseorang bisa mendapatkannya, ia biasanya tergolong manusia  istimewa. 

Ada banyak alasan mengapa Alessandro Del Piero adalah manusia istimewa. Prestasinya berjibun, bisa memenuhi sebuah lemari besar. Kemampuan olah bolanya juga tak kalah dari Maradona, Ronaldinho, hingga Zinedine Zidane. Caranya dalam menggiring bola memang sedikit wagu, tetapi itu sudah lebih dari cukup untuk membuat banyak orang melonjak kegirangan. Pasalnya, saat menggiring bola, ia tak hanya sekali dua kali membuat pemain-pemain lawan yang ingin merebut bola dari kakinya tampak tolol.