Analisa

Mengenang Gol Del Piero: Saat Pinturicchio Memupus Kedigdayaan Real Madrid

We are part of The Trust Project What is it?

Selain itu, dan ini yang paling penting karena dia seorang penyerang, gol-golnya juga banyak yang memenuhi ruang kenangan orang-orang yang melihatnya. Dari 208 gol yang dicetaknya bersama Juventus, hampir semuanya bagus. Dan salah satu yang paling bagus terjadi ke gawang Real Madrid dalam gelaran Liga Champions Eropa pada tahun 2008 lalu. Itu benar-benar gol indah, yang mungkin akan terus dikenang orang hingga mereka sudah menjadi hantu. 

Dari daerah permainan Juventus, Claudio Marchisio mengirimkan umpan mendatar ke daerah sepertiga akhir. Tahu bahwa Fabio Cannavaro, bek Real Madrid, membututinya, Del Piero melakukan satu sentuhan dengan kaki kanan bagian luar. Bek peraih gelar pemain terbaik Piala Dunia 2006 itu terkecoh, satu sentuhan Del Piero mengarah tepat ke kaki Amauri. 

Setelah melakukan umpan satu sentuhan itu Del Piero langsung berlari ke arah depan, berharap Amauri mengembalikan bola kepadanya. Menariknya, Amauri paham betul keinginan Sang Kapten. Ia lalu mengirim umpan pendek ke arah Del Piero melewati sela-sela kaki Pepe, bek Real Madrid lainnya.  

Tanpa mengontrol bola terlebih dahulu, masih berada di luar kotak penalti Madrid, Del Piero  langsung menghajar bola dengan kaki kanannya ke arah gawang Real Madrid yang dikawal oleh Iker Casillas. Bola meluncur deras, dengan lengkungan mengagumkan. Dan saat bola masuk ke suduh kiri gawangnya, Iker Casillas hanya bisa melompat tanpa harapan. Juventus 1, Real Madrid 0. Sang Santo tidak bisa menjadi penyelamat timnya dari kebobolan.

"Menari melewati pemain belakang lawan dengan cukup mudah. Satu sentuhan, sebuah nutmeg, dan tembakan ke pojok kanan atas... Siapa pemain bertahan lawan yang ia tinggalkan di pintu kematian? Fabio Cannavaro, seorang kapten sebuah tim peraih gelar Piala Dunia," komentar salah seorang pengguna YouTube mengenai gol indah Del Piero tersebut. 

Sementara itu, UEFA, otoritas tertinggi juga tak mau ketinggalan dalam mengeluarkan pujian. Mereka mengatakan bahwa gol Del Piero tersebut benar-benar luar biasa. Video gol Del Piero tersebut yang mereka unggah di kanal YouTube mereka pada tahun 2015 lalu, dalam rangka perayaan ulang tahun ke-41 Del Piero, sudah ditonton lebih dari 35.000 orang.

Menariknya, keindahan gol tersebut juga dapat dinikmati dari prosesnya. Dalam gol tersebut, ada tiga pemain Juventus yang terlibat: Claudio Marchisio, Del Piero, dan Amauri. Tiga-tiganya memang layak mendapatkan kredit, tetapi Del Piero mempunyai level tersendiri. Lupakan eksekusi akhirnya, lalu ingat umpan Marchisio dan Amauri. Tanpa satu sentuhan yang dilakukan Del Piero, apakah umpan Marchisio terlihat ciamik? Tanpa pergerakan Del Piero, apakah Amauri bisa mengirimkan umpan melalui sela-sela kaki Pepe? Anda mungkin bisa menjawab kedua pertanyaan itu tanpa keraguan sedikit pun.  

Kemudian, sesaat setelah mencetak gol itu, Del Piero berselebrasi. Sambil berlari, ia menjulurkan lidahnya. Kebahagiaan penggemar Juventus pun berlipat ganda. Konon, saat mereka melihat Del Piero melakukan selebrasi seperti itu, mereka percaya akan menemui hari yang menyenangkan. Pada akhrinya, gol itu memang menjadi pijakan bagi mereka untuk menemui hari seperti itu. Juventus menang 2-1 atas Real Madrid pada pertandingan itu.  

Hebatnya, sekitar dua minggu setelah kejadian itu, tepatnya pada tangga 5 November 2008, tidak hanya membuat penggemar Juventus kembali menemui hari yang menyenangkan, Del Piero juga berhasil membuat penggemar Real Madrid yang memadati Santiago Bernabeu mengakui kehebatannya.

Saat itu Del Piero berhasil mencetak dua gol kemenangan Juventus. Dan saat ia digantikan di pertengahanan babak kedua, hampir seluruh penggemar Real Madrid yang berada di Stadion Santiago Bernabeu hari itu memberikan standing ovation kepadanya. Itu adalah kejadian yang langka, karena hanya pemain lawan  yang benar-benar istimewa yang mendapatkan perlakuan seperti itu di Bernabeu.

Del Piero, yang hanya tahu hitam dan putih, kemudian berdiri sejajar dengan Diego Maradona dan Ronaldinho, dua pemain istimewa yang penuh warna. 

Temukan feature baru setiap harinya di FourFourTwo.com