Mengenang Kembali: Ketika PSM Melaju Hingga Perempat Final Liga Champions Asia

Gerry Putra menceritakan kembali bagaimana PSM makassar berhasil lolos hingga perempat final Liga Champions Asia di tahun 2000 lalu...

PSM Makassar sebagai klub tua di Indonesia pernah merasakan momen Indah di Asia. Momen tersebut menjadi salah satu cerita menarik, bahkan cerita menjadi tuan rumah perempatfinal Liga Champions masuk ke dalam perjalanan panjang klub yang punya julukan Juku Eja alias Si Ikan Merah.

PSM tampil perkasa di Liga Indonesia 1999/2000. Bertabur bintang, langkah Kurniawan Dwi Yulianto dkk, tak terbendung untuk menjadi yang terbaik di sepak bola Indonesia. Hadiah juara memang tak sekadar uang, tapi juga kesempatan untuk dapat merasakan atmosfer sepak bola Asia.

Tentu saja sepak bola Asia dan Indonesia punya perbedaan. Di Asia, PSM bakal menemui lawan-lawan yang lebih kuat dan punya karakter permainan yang berbeda dengan sepak bola Indonesia. Ajang tersebut bakal jadi pembuktian dan juga mempertaruhkan nama Indonesia di Asia. Pasalnya, di Asia-lah, kualitas sepak bola Tanah Air disorot oleh dunia.

The Ramang Boys membuka Liga Champions Asia dengan pertandingan melawan wakil Vietnam, Song Lam Nge Ahn (SNLA). PSM memang punya trauma di ajang tertinggi sepak bola Asia kala itu. Terakhir kali bermain di ajang tersebut, PSM dibantai 0-4 oleh wakil Korea Selatan, Pohang Steelers.