Blog

Menguat, Rencana Penjualan Manchester United Ke Arab Saudi

Avram Glazer sedang berada di Timur Tengah, disinyalir bertemu dengan keluarga Salman. Pertanda bakal ada pergantian kepemilikan?

We are part of The Trust Project What is it?

Sejumlah petinggi Manchester United dilaporkan telah menjalin pertemuan dengan perwakilan dari Arab Saudi dalam Forum Global Misk di Riyadh pada pekan ini.

Pertemuan tersebut tidak bisa tidak dikaitkan dengan menghangatnya kabar penjualan klub raksasa Liga Primer Inggris itu ke keluarga Salman, penguasa Arab Saudi.

Sejumlah media Inggris melaporkan, keluarga Salman berminat mengambil alih kepemilikan United dari tangan keluarga Glazer lewat kesepakatan senilai £4 miliar (sekitar Rp75 triliun).

Kedatangan co-owner United Avram Glazer dan eksekutif United lain ke Riyadh dikonfirmasi oleh Federasi Sepakbola Arab Saudi (SAFF). Glazer sendiri diketahui memiliki kedekatan dengan pemerintah Arab Saudi dan beberapa kali menghadiri konferensi di negara tersebut.

Dalam keterangan resminya, presiden SAFF Qusai Alfwaz bertemu dengan para petinggi United tersebut dan "membahas banyak hal". Namun, tidak disebutkan apakah terdapat pembicaraan dengan keluarga Salman terkait wacana penjualan United.

Lebih lanjut, ada pula kemungkinan Glazer tidak akan melepas United sepenuhnya, melainkan lebih kepada berbagi saham dengan keluarga Salman. Glazer sendiri membeli United senilai £800 juta pada 2003, namun terus kesulitan mendapat dukungan dari fans.

Sepakbola Eropa dalam satu dekade terakhir dibanjiri uang dari Timur Tengah. Manchester City dan Paris Saint-Germain menjadi contoh sukses bagaimana investasi besar-besaran dari Uni Emirat Arab dan Qatar mampu mengubah lanskap sepakbola di Eropa.