Mereka yang Tampil Apik di Liga 1 tapi Tidak Dipanggil Timnas

Performa cemerlang di level klub tak menjamin seorang pemain bakal mendapatkan tempat di skuat tim nasional. Keputusan pelatih timnas Indonesia Luis Milla baru-baru ini membenarkan anggapan tersebut.

Sekitar sepekan yang lalu, presiden Borneo FC Nabil Husein mencak-mencak melalui akun Twitter miliknya. Ia mengkritik keras keputusan pelatih tim nasional Indonesia Luis Milla yang tak menyertakan satu pun pemain Borneo FC ke dalam jajaran skuat untuk laga uji coba menghadapi Suriah U-23 dan Guyana.

Dalam kicauannya melalui akun Twitter @nabilhusein17, dia menuding pelatih asal Spanyol itu sebagai sosok yang tidak menghargai kinerja para pemainnya yang bekerja keras untuk bisa masuk skuat timnas Indonesia.

Ujaran presiden Borneo tersebut memang sangat bisa diwajarkan. Pada gelaran Liga 1 Indonesia 2017, setidaknya ada beberapa pemain Borneo FC yang sebetulnya tampil mengesankan, salah satunya adalah Lerby Eliandri. Sepanjang musim, Lerby tampil mengesankan dengan sukses menjadi tumpuan utama tim Pesut Etam dalam mendulang gol. Total ia melesakkan 16 gol plus 4 assist dalam 32 laga. Torehan itu bahkan membuatnya menjadi pemain Indonesia tersubur kedua setelah Syamsul Arif (17 gol).

Selain Lerby, setidaknya ada lima pemain lain yang juga tampil apik di Liga 1 2017, tetapi tidak dipanggil ke tim nasional.

Terens Puhiri 

Terens Puhiri baru mencuri perhatian dan dipuji publik ketika ia mencetak gol lewat aksi soloran melewati tiga orang pemain Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, beberapa waktu lalu. Namun, tanpa aksi yang menghebohkan itu sekalipun, sebetulnya sepanjang musim 2017 Terens memang tampil menawan sehingga tetap layak mendapat perhatian.

Dalam 31 penampilan, pemain sayap Borneo FC ini berhasil mencetak 6 gol serta mencatatkan 9 assist. Catatan yang tentunya semakin menggambarkan bahwa ia merupakan sosok vital dalam tim Borneo FC pada Liga 1 2017. Selain itu, catatan itu juga membuat namanya menjadi pemain dengan kontribusi penyerangan terbaik kedua setelah Lerby Eliandri.