Kisah

Muhammad Nasuha: Ke Mana Bakat Besarnya Sekarang?

Ia pernah mencuri perhatian lewat aksi-aksinya di sepanjang turnamen Piala AFF 2010. Tapi apa kabarnya M. Nasuha sekarang?

We are part of The Trust Project What is it?

Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 mungkin bisa dibilang sebagai salah satu timnas Indonesia terbaik yang pernah ada. Meski saat itu gagal berprestasi, timnas Piala AFF 2010 yang dipenuhi pemain bintang tersebut begitu memanjakan mata. Mereka mempunyai pertahanan solid, lini tengah yang penuh imajinasi, dan lini depan yang mempunyai insting membunuh mengerikan. Selain itu, mereka juga mampu bertahan dan menyerang sama bagusnya.

Meski begitu, ternyata sangat sulit untuk menentukan siapa pemain paling menonjol di tim tersebut. Pasalnya, selain mampu tampil bagus secara kolektif, hampir semua pemain juga mampu tampil maksimal setiap kali mendapatkan kesempatan.

Dengan begitu, saat tak sedikit orang yang mengagumi ketangguhan Hamka Hamzah di lini belakang, Ahmad Bustomi ternyata juga mempunyai banyak penggemar karena aksi-aksinya di lapangan tengah. Para pesepak bola yang menghabiskan waktunya sebagai pemain cadangan ingin seperti Arif Suyono, yang mampu tampil garang meski sering memulai laga dari bangku cadangan. Sementara itu, selain jersey palsunya laris di Tanah Abang, Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim juga laris menjadi idola anak-anak.

Menariknya, saat orang-orang mempunyai pendapat masing-masing untuk menentukan pemain terbaik timnas Indonesia dalam gelaran Piala AFF 2010 tersebut, mereka sepertinya bisa bersepakat bahwa Muhammad Nasuha merupakan pemain paling menarik perhatian di dalam timnas tersebut. Ya, meskipun ia bukan bintang utama timnas Piala AFF 2010, M. Nasuha benar-benar seperti Lola Bunny dalam film Space Jam. Ia menggoda dan bisa membuat kagum siapa saja yang melihatnya.

Sebelum Piala AFF 2010 digelar, mungkin hanya segelintir orang yang mengerti kehebatan M. Nasuha. Pasalnya, ia bermain sebagai seorang full-back (kiri), sebuah posisi yang sering dianggap sepele dalam sepak bola. Itu juga bisa diartikan bahwa ia bermain sebagai full-back karena tidak cukup cakap bermain sebagai seorang bek tengah dan tidak begitu cepat untuk bermain sebagai seorang pemain sayap. Namun, Nasuha ternyata bukanlah full-back yang seperti itu dan tidak bisa disepelekan. Ia bermain sebagai full-back karena memang benar-benar mahir saat bermain di posisi itu.

Sejak pertandingan pertama Piala AFF 2010, yakni saat Indonesia menghajar Malaysia 5-1, Nasuha langsung berhasil menunjukkan kelasnya. Saat itu, saat timnas bertahan, ia mampu membuat lini belakang timnas bekerja lebih mudah. Saat lini tengah Indonesia membutuhkan opsi tambahan untuk mengembangkan permainan, ia sering kali menjadi jawabannya. Dan saat lini depan Indonesia membutuhkan dukungan, ia tak pernah ragu untuk melonjak ke depan. Singkat kata, sebagai seorang full-back, ia sama bagusnya dalam bertahan maupun menyerang.

Karena kemampuan yang dimilikinya masih begitu asing bagi para penggemar sepak bola Indonesia, di mana seorang full-back biasanya hanya bagus dalam menyerang atau bertahan, Nasuha kemudian menjadi salah satu pemain timnas yang paling dinantikan aksinya dalam gelaran Piala AFF 2010 tersebut. Ia pun nyaris tak pernah mengecewakan orang-orang yang menantikan aksinya tersebut. Dengan tenaganya yang nyaris tak terbatas, Nasuha terus-terusan membuat orang-orang jatuh cinta kepadanya.

Topics