Para Kandidat Kiper Terbaik ISC A 2016 Bulan Agustus

Bulan Agustus ini di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 diwarnai kiper debutan termuda yang digadang-gadang mirip Gianluigi Donnarumma, tetapi FourFourTwo punya alasan untuk menyimpannya dan memilih tiga nama terbaik diantara lainnya...

ISC A 2016 telah memasuki pekan ke-15 tepat pada pekan kedua Agustus. Berbagai aksi menarik ditampilkan, tak hanya dari juru gedor di lini depan, melainkan juga di antara dua tiang gawang. Sebanyak tiga sosok dipilih jadi nominasi kiper terbaik ISC A 2016 bulan Agustus versi FourFourTwo berkat penyelamatan memukau mereka di dua pekan terakhir.

Sebenarnya kami tertarik untuk mengedepankan nama Muhammad Riyandi yang menjadi kiper dan bahkan pemain termuda di ISC pada usia 16 tahun, yang diturunkan Barito Putera saat melawan Persib Bandung akhir pekan lalu. Meski baru jalani laga debut, ia sudah membuat publik terpana dengan menggagalkan penalti Samsul Arif. Sayangnya, si anak muda baru tampil dalam satu pertandingan...

Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta)

Hingga pekan ke-15, dia jadi kiper dengan penyelamatan terbaik di ISC sebanyak 58 kali. Andai tanpa pemain berusia 24 tahun itu, posisi Macan Kemayoran di klasemen sementara mungkin bisa lebih melorot

Reaksi sigap kerap diturunkan Andritany dalam mengawal jala gawang Persija Jakarta. Hingga pekan ke-15, dia jadi kiper dengan penyelamatan terbaik di ISC sebanyak 58 kali. Andai tanpa pemain berusia 24 tahun itu, posisi Macan Kemayoran di klasemen sementara mungkin bisa lebih melorot.

Andritany tetap menunjukkan konsistensinya di tengah keterpurukan tim, setidaknya dalam dua pekan terakhir. Menghadapi Mitra Kukar Kertanegara dan Persegres Gresik United, pengidola Fabien Barthez itu tampil bak karang kokoh. Persija memang hanya meraih hasil imbang di dua partai tersebut, tetapi Andritany melakukan penyelamatan brilian antara lain jelang akhir pertandingan melawan Naga Mekes dan peluang Agus Indra Kurniawan di Stadion Tri Dharma, Gresik.

Kurnia Meiga (Arema Cronus)

Bertandang ke markas Sriwijaya FC akhir pekan lalu, performa Meiga semakin menggila. Beberapa peluang Hilton Moreira dan Ichsan Kurniawan mampu diadangnya meski Singo Edan tanpa bek andalan, Hamka Hamzah

Awal Agustus jadi periode sulit bagi Arema Cronus setelah kehilangan beberapa pilar akibat cedera. Menjamu Bali United di Stadion Kanjuruhan, Singo Edan beberapa kali sempat ditekan skuat asuhan Indra Sjafri tersebut. Salah satunya oleh usaha Ricky Fajrin jelang turun minum. Beruntung, Arema memiliki kiper sekelas Kurnia Meiga yang diberkahi refleks luar biasa. Jelang akhir pertandingan, ia menampilkan penyelamatan krusial dengan kaki mengagalkan tembakan Yabes Roni dan mempertahankan keunggulan satu gol Arema.

Bertandang ke markas Sriwijaya FC akhir pekan lalu, performa Meiga semakin menggila. Beberapa peluang Hilton Moreira dan Ichsan Kurniawan mampu diadangnya meski Singo Edan tanpa bek andalan, Hamka Hamzah. Kiper kelahiran Jakarta itu bahkan sempat menyelamatkan bola yang nyaris melewati garis gawangnya. Meski kebobolan satu gol dan merusak catatan clean sheet terbaik di ISC, Meiga tetap tampil kokoh di Jakabaring.

Gerri Mandagi (Mitra Kukar)

Nama baru dalam kandidat kiper terbaik di ISC ini tampil mencuat pada partai melawan Persija Jakarta dan Persipura Jayapura. Gerri berkontribusi besar menjaga gawang Naga Mekes dari kebobolan lebih banyak. Acap ditinggal barisan belakang saat menghadapi Persija di Solo, Gerri tetap tampil tenang dan sukses melakukan penyelamatan penting dengan menepis sepakan Ade Jantra di pengujung laga.

Melawan Persipura, ia jadi tameng untuk timnya. Usaha James Koko Lomell dan Yohanes Pahabol kerap mentah di tangannya. Andai Gerri absen, tim asuhan Jafri Sastra itu tampaknya akan jadi bulan-bulanan di Stadion Mandala. Kini, pemain bernama lengkap Gerri Martin Millian Mandagi itu bersiap pada ujian sesungguhnya melawan Semen Padang yang diisi top skorer kedua ISC A, Marcel Sacramento.

Sebenarnya selain ketiga nama itu – plus si belia Riyandi – ada satu nama gaek yang bangkit dan tampil luar biasa, yakni I Made Wirawan dari Persib Bandung. Namun, performa apiknya melawan Barito Putera baru terjadi setelah dicadangkan di dua laga sebelumnya kontra Persela Lamongan dan Perseru Serui. Itu terjadi karena empat gol yang bersarang di gawangnya saat tandang ke markas Semen Padang.

Feature-feature spesial kami lainnya • Artikel Indonesia Soccer Championship Lainnya