Sorot Bakat

Para Pemain Muda yang Bisa Dinaturalisasi Indonesia: Dari Emil Audero Hingga Lorenzo Pace

Pada tahun 2017 ini, PSSI, dibantu Kemenpora, mulai bergerak lagi untuk mencari pemain-pemain keturunan Indonesia di luar negeri untuk dinaturalisasi agar bisa membela tim nasional Indonesia. Siapa saja kandidat-kandidatnya?

We are part of The Trust Project What is it?

Sandy Walsh (KRC Genk)

Darah Indonesia ia dapat dari sang ibu, yang memiliki darah Indonesia-Belanda. Ia kini bermain untuk salah satu klub Belgia, KRC Genk. Di usianya yang masih 21 tahun, Walsh tentu memiliki banyak opsi untuk membela negara mana yang ia bela ke depannya.

Kendati demikian, pemain yang berposisi sebagai bek ini sepertinya masih memprioritaskan membela Oranje. Lumrah saja, pemuda kelahiran tahun 1995 tersebut sejauh ini sudah membela timnas Belanda di berbagai level junior, di antaranya U-15, U-16, U-17, U-18, U-19 dan U-20.

Thom Haye (Willem II)

Thom Haye ini adalah rekan satu tim Sandy Walsh di timnas Belanda U-20. Dia memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Sulawesi Utara. Musim ini bersama Willem II, Haye cukup sering bermain, yakni 21 kali.

Haye sendiri berposisi sebagai gelandang serang baik di klub maupun timnas. Di tahun 2013, ia menjadi pemecah kebuntuan Oranje ketika sukses menekuk Jerman di partai terakhir fase grup kualifikasi Euro U-19.

Akan menjadi hal yang sulit jika PSSI ingin menaturalisasinya menjadi warga negera Indonesia mengingat permainannya yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Pages