Top 10/50/100

Para Pemain Sepakbola yang Kariernya Hancur karena Penjara

Pada akhirnya, pemain sepakbola hanyalah manusia biasa yang rentan melakukan pelanggaran hukum. Beberapa nama di bawah ini bakan sampai dipenjara, yang membuat karier mereka harus hancur...

We are part of The Trust Project What is it?

Ched Evans

Besar di akademi milik Manchester City, Ched Evans pun menjalani debut sebagai pesepakbola profesionalnya di kesebelasan yang berjuluk The Citizens tersebut. Meski sempat menjadi pemain pinjaman di Norwich City, kemampuan Ched Evans dilirik oleh Sheffield United yang saat itu berlaga di divisi Championship. Meski begitu, ia sendiri sempat memperkuat tim nasional Wales di berbagai jenjang umur junior hingga tim senior Wales.

Karier dari pesepakbola asal Wales ini menjadi berantakan karena ulahnya sendiri. Ia disinyalir memerkosa remaja wanita berumur 19 tahun di sebuah hotel di daerah Rhyl, Wales pada 29 Mei 2011 lalu.

Pasca menjalani setengah dari hukuman penjaranya, Evans dibebaskan dari tahanan dan mencoba melanjutkan karier sepakbolanya. Meski banding terhadapnya diterima di pengadilan, ternyata beberapa klub termasuk mantan klubnya, Sheffield United, tak menginginkan Evans kembali. Bahkan petisi pun sempat dikumpulkan agar Evans tak kembali ke klub karena dianggap akan merusak nama baik klub. Jika saja, ia tak bermasalah, mungkin ia bisa berkarier di klub dan divisi yang lebih baik. Kini ia membela Chesterfield sejak awal musim 2016/17.

Gavin Grant

“Ia (Gavin) mengira dia bisa terlepas bebas setelah membunuh. Dia melanjutkan hidupnya dengan sepakbola, padahal tangannya sendiri berlumuran darah,” papar detektif kepolisian Old Bailey, Steve Horsley.

Kasus heboh ini terungkap pada medio 2010 lalu. Kasus pembunuhan terhadap Leon Labastide pada tahun 2004 lalu kembali menyeruak karena ada saksi baru yang membuktikan bahwa Gavin Grant terlibat dalam kasus ini. Beberapa sumber mengatakan bahwa Gavin dan Leon adalah teman.

Ibunda dari Leon sendiri heran sekaligus sedih atas kenyataan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa, "Pembunuhan keji yang dilakukan oleh teman-temannya yang telah tumbuh dewasa dengannya, membuat saya sulit memahami mengapa mereka tega merenggut masa depan Leon dan tentunya juga menghancurkan masa depan mereka sendiri."

Karier Gavin otomatis berakhir karena ia mungkin akan dipenjara selama 25 tahun ke depan. Klub yang terakhir dibelanya adalah Bradford City pada 2010 lalu dan sempat bermain 11 kali tanpa menghasilkan gol sebiji pun.

Lee Hughes

Akibat kelalaiannya sendiri, karier Lee Hughes harus menanggung kelam. Ia harus merasakan dinginnya bui selama enam tahun sekaligus 10 tahun larangan mengemudi karena menabrak mobil lain dan menyebabkan kematian orang lain ketika ia mengemudikan Mercedes CL55 AMG miliknya pada tahun 2004 lalu. Bahkan akibat kejadian ini, klubya, West Bromwich Albion, harus memecatnya.

Selama di penjara Featherstone, ia tetep gigih untuk bersepakbola. Bahkan ia bermain di kompetisi sepakbola antar napi yang bernama Staffordshire County Senior League. Pasca kembalinya dari penjara, ia memperkuat sejumlah klub di League One dan League Two. Bahkan kini ia bermain di Worcester City, salah satu klub yang berlaga di National League North, kompetisi kasta keenam di piramida sepakbola Inggris. Sungguh menyedihkan.