Analisa

Para Pemain yang Meningkat Pesat di FFT Asia 50 2016

Mereka telah ada di dalam daftar FourFourTwo Asia 50 tahun lalu akan tetapi para pemain ini terus melanjutkan kegemilangannya...

We are part of The Trust Project What is it?

Terkadang, Anda bisa naik dan kemudian jatuh. Tapi untuk beberapa pemain, mereka terus melanjutkan kualitas tersebut bahkan semakin tinggi lagi. Hal tersebut telah dibuktikan oleh 12 pemain di FourFourTwo Asia 50 tahun ini.

Siapa saja mereka dan seberapa tinggi mereka telah menanjak? Berikut ini daftarnya...

Igor Sergeev (Uzbekistan)

Sergeev membuat peningkatan tertinggi di antara para pemain yang masuk dalam daftar 50, ia naik secara drastis dari posisi 48 ke posisi 11.

Pemain beretnis Rusia berusia 23 tahun ini pelan-pelan mengikuti jejak dari para pendahulunya yang tak lain adalah para bintang Uzbekistan, Maxim Shatsikh dan Alexandar Geyrinkh, dengan dia selalu menjadi pilihan utama baik di klub dan timnas.

Igor Sergeev melompat dari urutan 48 ke 11

Selain ambil bagian dengan menyetak 24 gol untuk mengantarkan Pakhtakor meraih gelar liga tertinggi di Uzbekistan pada tahun 2015, Sergeev yang memiliki tinggi 185 cm itu dinilai sebagai pemain depan juga produktif bagi timnas Uzbekistan di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018.

Chanathip Songkrasin (Thailand)

Chanathip Songkrasin adalah bintang besar Asia Tenggara

Bintang yang tengah bersinar Chanatip, mengalami peningkatan yang lumayan menyodok 13 peringkat dari posisi 50 ke posisi 37.

Dijuluki ‘Messi Jay’ karena bertubuh kecil dan memiliki kontrol bola yang halus, pemain 22 tahun itu secara bertahap telah menjadi salah satu playmaker terbaik di Asia Tenggara.

Dia menjadi andalan bagi tim yang diasuh Kiatisuk Senamuang yang kini memasuki fase final di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018.

Meski tingginya hanya 166 cm saja, gelandang ini dinilai akan mampu meneruskan kebintangannya, jika ia mampu terus menunjukkan penampilan yang hebat untuk membantu Thailand mempertahankan gelar AFF Suzuki Cup tahun ini.

Abdelkarim Hassan (Qatar)

Abdelkarim naik 21 dari tahun lalu, di mana sebelumnya ia menepati posisi ke-47 dan kini dia berada di posisi 26. Di usia yang baru menginjak 22 tahun, bek sayap kiri tersebut sudah tampil sebanyak 50 kali bersama timnas Qatar.

Pemuda ini merupakan contoh pemain bertahan modern; penuh dengan overlapping dan gemar sekali melakukan tembakan jarak jauh – lihat saja golnya dari jarak 41 meter ini.

Bek bertubuh 186 cm ini adalah salah satu pemain yang menarik selama perhelatan kejuaraan Piala Asia U-23 pada bulan Januari dan ia diyakini akan meninggalkan Al-Sadd untuk klub yang lebih besar cepat atau lambat.

Shinji Kagawa (Jepang)

Shinji Kagawa meningkat dari 44 ke 27

Setelah mengalami musim yang mengecewakan tahun lalu, di mana ia menempati posisi ke-44, Kagawa telah memperbaikinya dan berhasil naik 17 peringkat ke posisi 27.

Pemain berusia 27 tahun tersebut memutuskan kembali menjalani kehidupannya di Dortmund setelah dua musim mengecewakan bersama Manchester United, namun dirinya benar-benar berkembang di bawah komando Thomas Tuchel dan sukses menjadi pilihan utama di piramida serangan tim mereka.

Simak sontekan berkelas nan santai dari seorang Kagawa yang membuat kedudukan menjadi sama kuat 2-2 ketika melawan Schalke 04 beberapa pekan lalu.

Zheng Zhi (Tiongkok)

Zheng naik 24 peringkat dari musim lalu, yakni dari posisi ke-43 naik ke-19.

Meski sudah berusia 35 tahun, dia tak menunjukkan adanya penurunan performa dengan memimpin pasukan penuh bintang asuhan Luiz Felipe Scolari, Guangzhou Evergrande, untuk meraih gelar Chinese Super League (CSL) kelima kali secara beruntun.

Gelandang veteran itu memang tidak mencetak gol sebanyak dia muda dulu, tapi dia masih menjadi mesin penggerak tim di lini tengah dengan tekel-tekel tegas dan juga kemampuan umpannya.

Yoshinori Muto (Jepang)

Yoshinori Muto berada di posisi 19 tahun lalu

Muto yang memiliki bakat menjanjikan telah mengalami llompatan hingga 12 peringkat dan sukses berada di posisi ketujuh tahun ini.

Penyerang dengan tinggi 178 cm tersebut telah beradaptasi dengan iklim sepakbola di Bundesliga Jerman bersama FSV Mainz 05 dengan mencetak tujuh gol dalam 19 penampilan.

Performanya meyakinkan para penggemar bahwa mereka tak perlu merindukan sang kompatriot, Shinji Okazaki – yang telah hijrah ke Leicester City musim panas lalu. Potensi pemain berusia 23 tahun itu tidaklah hilang, dan Manchester United diberitakan sudah mengajukan ketertarikan untuk merekrutnya.