Blog

Paul Ince: Paul Pogba Rata-Rata, Romelu Lukaku Tak Tawarkan Apapun

Kritik keras dilontarkan Paul Ince pada dua pemain berlabel bintang di Manchester United tersebut.

We are part of The Trust Project What is it?

Performa angin-anginan Manchester United sepanjang musim ini berlangsung, tak pelak membuat khalayak sepakbola, terutama para pendukungnya, merasa gerah. Gaya sepakbola pragmatis sang manajer, Jose Mourinho, banyak disebut sebagai faktor utama.

Namun legenda United yang kini jadi pandit sepakbola, Paul Ince, justru berpendapat bahwa performa tak maksimal beberapa bintang justru jadi penyebab terkuat. Paul Pogba dan Romelu Lukaku lantas disebutnya secara khusus.

Ince sepakat dengan Mourinho yang mencadangkan keduanya dalam bentrok hadapi Arsenal tengah pekan lalu, yang berakhir imbang 2-2. Pogba disebutnya sebagai pemain rata-rata, sementara Lukaku dipandangnya tak tawarkan apapun.

"Rasanya setiap kali saya berbicara tentang United, segalanya tentang Paul Pogba dan Romelu Lukaku. Saya mulai bosan dengan mereka berdua," buka Ince, seperti dikutip Paddy Power.

"Mou telah melakukan hal yang benar dengan mencadangkan Pogba dan Lukaku. Mereka tidak terlihat menarik dan mereka tidak cukup baik. Melawan Arsenal, laga itu cukup mengasyikkan dan menyenangkan - yang langka bagi United pada saat itu - sampai mereka berdua datang ke lapangan."

"Pertama Pogba. Ini hanya drama lain darinya, bab lain dalam kehidupannya. Dia sangat buruk melawan Southampton dan tidak pantas dipilih untuk pertandingan seperti Arsenal."

"Ini semua baik dan bagus untuk membuat Pogba merintih di luar lapangan, tetapi kenyataannya adalah, dia tidak melakukan apa pun untuk mendapat tempat di tim utama.

"Pogba seharusnya pemain kelas dunia, tapi dia sangat terlihat rata-rata. Jika dia berpikir akan mendapatkan tempatnya di tim inti dan kemudian lakukan gerakan serta trik bodoh yang menyebabkan tim kehilangan bola - dia idiot."

"Tidak masalah seberapa besar nama Anda. Tidak ada yang terlalu besar untuk dicoret dari United, atau setidaknya tidak seharusnya. Jarang pemain United akan mencemooh rekan setimnya sendiri, tapi mereka mulai bosan dengan perilakunya."

"Tidak banyak fans United yang akan sedih melihat Pogba pergi. Jika dia begitu ingin meninggalkan Old Trafford - dia seharusnya pergi. Bahkan, itu akan menjadi keputusan terbaik untuk semua orang yang terlibat."

"Lukaku? Dia tidak mencetak gol saat ini dan ketika dia tidak mencetak gol, apa yang terbaik untuknya? Tidak ada. Dia tidak menawarkan apapun di atas lapangan."

"Jika peran utama Anda adalah seorang penyerang dan Anda tidak mencetak gol untuk bersenang-senang, lalu apa gunanya Anda berada di lapangan? Anda harus diparkir di bangku cadangan."

"Saya tahu kepercayaan diri Lukaku kini rendah, tapi Mou perlu memikirkan tim. United berada di tempat kedelapan, yang mana itu memalukan. Jadi, itu semua tentang mendapatkan poin untuk klasemen, dan jika itu berarti mencadangkan Lukaku, maka itulah yang harus dia lakukan. Sesederhana itu," tandasnya pedas.