Paulo Ferreira: Saya suka mengerjakan pekerjaan saya lalu pulang ke keluarga saya

Mantan pemain belakang Chelsea berbicara kepada Tan Boon Huat tentang alasan dirinya bertahan di the Blues Chelsea hampir satu dekade lamanya, kehidupannya setelah pensih dan pendapatnya tentang skuad Chelsea saat ini...

Mantan penahan serangan Chelsea yang bertutur halus ini berbicara ke Tan Boon Huat tentang kebersamaannya dengan tim biru tersebut untuk lebih dari sepuluh tahun, tentang dunianya setelah sepak bola dan pendapatnya tentang tim yang sekarang…

Anggota tim pemenang UEFA Champions League di tahun 2004, Paulo Ferreira masuk bersama Jose Mourinho dan teman satu timnya Ricardo Carvalho ke klub Chelsea dalam sebuah kontrak sejumlah 20 juta Euro pada awal semi Premier League Inggris 2004-05.

Ini adalah awal mula keterlibatannya bersama asosiasi tersebut selama sembilan tahun, Ferreira membuktikan bahwa dirinya adalah anggota setia di Stamford Bridge. Pemain spektakuler yang konsisten, Ferreira memberikan tim seragam biru ini pertahanan yang kuat, walaupun timnya sedang tidak bermain dengan kuat. Mourinho menggambarkannya sebagai “pemain yang tak akan pernah menjadi man of the match tetapi akan selalu memiliki skor 7/10 untuk performa individunya”.

Karir sepak bola Ferreira ditutup tahun 2013, pada saat klub Inggris tersebut memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dan sang pemainpun menyimpan sepatunya didalam lemari.

Ia datang ke Singapura atas undangan Tiger Beer dan mantan teman satu timnya Deco, iapun berbincang terbuka dengan FourFourTwo

Kenapa Anda tetap bersama Chelsea, walaupun memang kesempatan di Stamford Bridge memang sangat terbatas?

Mungkin karena seperti inilah saya, saya bukan orang yang gampang menyerah. Walaupun saya tidak ikut bertanding, saya selalu percaya pada kemampuan diri saya, kualitas saya dan saya seperti itu untuk mendukung tim saya, oleh sebab itu saya tinggal bersama klub tersebut. Saya mendapat banyak banyak sekali tawaran pindah tetapi saya selalu percaya diri dan saya percaya bahwa saya membantu tim saya dengan baik.

Saya tidak pernah menyerah. Beberapa pemain, kalau tidak bermain di pertandingan selalu ingin pindah karena terburu-buru ingin main. Kadang saya berfikir seperti itu, tapi saya piker lebih penting untuk bekerja keras dan membuktikan ke manajer bahwa Anda bisa bermain dengan baik.

Pada awalnya (pada saat masih duduk di kursi cadangan), saya berfikir ‘saya ingin bermain, saya tidak mau duduk di kursi ini’. Bukan keputusan yang mudah tetapi saya selalu percaya bahwa saya akan menjadi berguna dan saya bisa mengubah fikiran si manajer.

Apakah ada tawaran dari klub lain yang benar-benar membuat Anda berfikir dua kali?

Ada beberapa tawaran dari klub-klub hebat, tapi saya tidak akan menyebutkan namanya disini. Ada klub-klub di lag-liga yang bagus juga, tetapi saya selalu memutuskan untuk tinggal bersama Chelsea karena saya berfikir saya bisa merubah keadaan dan terus bermain.

Apakah ini alasan Anda untuk tidak berisik di media massa?

Saya adalah orang yang seperti ini, saya pria keluarga. Saya bekerja lalu pulang untuk bertemu keluarga saya. Saya seperti itu juga dalam hal pelatihan.

Saya tak akan bisa mencoba menjadi berbeda atau menjadi orang lain, dan tidak sememstinya kita begitu. Anda harus selalu mencoba menjadi diri Anda sendiri.

Apakah Anda pernah merasa bahwa Anda pensiun terlalu cepat?

Ya. Saya mencoba untuk main lagi tetapi itu tidak terjadi dan saya harus segera cepat menanggulangi. Tahun lalu saya selesai di level dua dan sekarang saya di level tiga, mari kita lihat saja apa yang akan terjadi. Sekarang ini saya menikmatinya, tapi ini tidak berarti saya akan menjadi seorang pelatih. Maksudnya saya sedang mengalami suatu pengalaman yang indah dari posisi yang berbeda, lihat saja nanti. Mungkin saya akan selesai, mungkin tidak, kita takkan pernah tau sampai waktunya tiba.

Kalau Anda bukan pemain bola, kira-kira Anda berprofesi apa?

Susah untuk dikatakan. Semua saudara saya sudah main bola di level amatir dan saya mengikuti jejak mereka semenjak muda sekali. Saya selalu ingin menjadi pemain sepak bola. Kalau saya bukan pemain sepak bola, akan susah bagi saya  untuk focus karena saya tidak akan tahu apa yang dapat saya gapai.

Saya bekerja keras untuk hal ini. Tidak semua orang yang menjadi profesional bisa sukses. Anda perlu bekerja keras. Anda harus punya teman main yang bagus dan berpengalaman juga. Kadang Anda punya bakat yang bagus tapi tidak ada kesempatannya. Saya mendapatkan kesempatan tersebut dan saya mengambilnya. 

Kalau Anda dapat mengubah masa lalu, apa yang akan anda lakukan berbeda?

Tidak juga. Pergantian posisilah yang membuat saya dapat meraih apa yang telah saya raih. Saat saya menjadi pemain profesional saya bermain diberbagai posisi berbeda, saya sebenarnya adalah penyerang, tapi saya dijadikan pemain belakang, lalu saya berusaha dan menjadi sukses.

Saya menikmati seluruh karir saya, anak muda yang bermain di jalanan. Saya tak menyesali apapun.

Apa pendapat Anda tentang tim Chelsea yang sekarang?

Chelsea adalah calon pemenang. Mereka bermain untuk menang di semua kompetisi. Mereka membawa banyak pemain baru, Mourinho ingin membangun tim baru untuk memenangkan semua kompetisi tapi Anda tahu betapa sulitnya memenangkan sebuah liga. Mereka harus berjuang di setiap PERTANDINGAN. Pada saat ini posisi mereka bagus sekali dan saya rasa mereka bisa menang.

Apakah ada kesamaan Antara tm Chelsea sekarang dan yang dulu jaman Anda bermain?

Jiwa berkompetisinya. Mourinho hanya mau pemain yang focus dan mau memberikan segalanya dan saat inipun hal yang sama sedang terjadi disana. Tim yang berbeda (dari tim saya dulu), Mourinho kembali ke klub yang sangat berbeda. 

Paulo Ferreira berada di Singapura untuk Tiger Street Football 2014. Baca lebih lanjut mengenai kompetisi ini di  TSF2014 Hub kami, atau kunjungi www.uncagefootball.com.