Analisa

Pelajaran dari Chelsea untuk Persib Bandung Terkait Prestasi Tim Usia Muda

Ada banyak bibit luar biasa di akademi Persib saat ini. Namun, apakah mereka akan berhasil menembus tim utama? Persib harus belajar dari Chelsea...

We are part of The Trust Project What is it?

Sepakan Komang Tri membentur tiang gawang. Sementara eksekutor terakhir Persib Bandung U-16, Beckham Nugraha Putra, menjalankan tugasnya dengan baik. Suksesnya Beckham mengeksekusi tendangan penalti memastikan ‘Maung Ngora’ menjuarai Elite Pro Academy Liga 1 U-16. Keberhasilan ini membuat tim muda Persib Bandung tersebut mengawinkan gelar juara di level tim usia muda. Sebelumnya mereka juga berhasil menjadi yang terbaik di kompetisi level U-19.

Keberhasilan ‘Maung Ngora’ ini memang bisa berarti banyak hal. Boleh jadi Persib Bandung melakukan pekerjaan rumahnya dengan sangat baik terkait pembinaan pemain usia muda. Apalagi akademi dan diklat Persib dalam beberapa tahun kebelakang bisa dibilang melakukan jarang dilakukan oleh klub lain. Salah satunya adalah kerjasama dengan klub-klub Eropa terkait pembinaan pemain usia muda.

Seperti yang diketahui, pada tahun 2018 ini akademi Persib menjalin kerjasama dengan klub asal Italia, Inter Milan. Sebelumnya Persib juga sudah menjalin banyak kerjasama dengan banyak pihak terkait pembinaan pemain usia muda. Fasilitas dan Infrastruktur menuju rampung, dan para pelatih tim usia disiapkan dengan baik. Hingga hal ini kemudian berimbas bagaimana produksi bakat di tanah pasundan tidak pernah terhenti. Setelah generasi Febri Hariyadi yang puncak kesuksesan usia muda mereka adalah meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. Kini, publik sepak bola Indonesia juga disuguhkan oleh bakat-bakat hebat dari generasi Beckham Putra Nugraha.

Menjadi ironi dibalik kesuksesan tim muda mereka. Tim senior Persib justru kepayahan di Liga. Mereka selalu gagal mencapai ekspektasi yang dibebankan kepada mereka. Prestasi terbaik selepas menjadi juara pada tahun 2014 adalah peringkat empat di Liga 1 2018 yang baru saja berakhir.

Hal ini kemudian menjadi pertanyaan. Bagaimana dengan produksi bakat yang terus mengalir dan tim muda yang berprestasi. Mengapa hasil produksinya tidak atau mungkin belum mencapai ekspektasi yang dicanangkan? Kasus yang terjadi di klub Inggris, Chelsea, bisa jadi pembelajaran untuk Maung Bandung.

Tim Muda Chelsea Superior, Tapi Tak Semua Alumnusnya Bernasib Baik

Manchester United dengan generasi Class of 92, atau West Ham United dengan Academy of Light nya boleh berbangga terkait kesuksesan produksi bakat di tahun 90-an. Tetapi apabila berbicara di era modern. Tidak ada yang sesukses Chelsea terkait produksi bakat dan juga prestasi tim usia muda.

Tim usia muda Chelsea, baik di level tim cadangan atau akademi memiliki pencapaian yang luar biasa terutama dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Mereka berhasil meraih tujuh gelar juara FA Youth Cup, di mana lima diantaranya diraih selama lima musim beruntun. Gelar ini belum ditambah kesuksesan mereka merengkuh trofi UEFA Youth League dalam dua musim beruntun, 2014/2015 dan 2015/2016.

Topics