Pemain-Pemain Ini Dibeli dengan Harga Murah, Tetapi Bisa Dijual Puluhan Kali Lipat!

Sepakbola modern memang semakin gila dengan harga-harga pemain yang semakin tinggi, tetapi bagi klub yang menjual pemain, ada keuntungan besar yang bisa mereka peroleh...

Hakikatnya, proses jual-beli biasanya terselip keuntungan yang didapat secara materiil untuk pihak penjual. Singkatnya, penjual mana yang tidak mau keuntungan, apalagi nilainya hingga sepuluh kali lipat dari harga awal yang ia dapatkan sebelumnya. Dalam suatu kasus, sebuah kayu gelondongan, yang berharga Rp5.000 satu batangnya, jika diolah sedemikian rupa bisa menghasilkan uang Rp50.000 (sepuluh kali lipat) jika bongkahan kayu tersebut diolah menjadi rak sepatu, misalnya.

Begitupun dengan pesepakbola masa kini. Banyak klub yang bisa dibilang beruntung karena memiliki pemandu bakat yang tersebar dipenjuru Eropa untuk memantau talenta yang jarang terekspos. Cukup hanya merogoh kocek yang sedikit, pemain tersebut dipoles sedemikian rupa hingga akhirnya ada klub kaya-raya yang ingin memakai jasanya. Tak peduli akan sukses atau tidak si pemain tersebut diklub barunya (yang menebus dengan harga mahal) tersebut, klub penjual hanya akan tahu seberapa besar keuntungan yang didapatnya. Begitulah sekiranya sepakbola modern kini berjalan.

Berikut kami menghimpun para pemain yang berhasil dijual sangat mahal hingga sepuluh kali lipat bahkan lebih dari harga aslinya mengacu kepada data yang dirilis oleh laman Transfermrkt saat ini. Ah, ya, kami juga membatasi harga awal si pemain tak lebih dari €5 juta (kurs menggunakan €/euro) dan urutan dibawah ini tak mengindikasikan seberapa besar profit dari yang klub penjual dapatkan … 

Zinedine Zidane (Keuntungan hingga €70 juta)

Pelatih sekaligus legenda dari Los Blancos ini adalah salah satu penjualan Juventus yang cukup menguntungkan. Usaha Florentino Perez membangun Los Galacticos jilid pertama membuatnya rela-rela saja mengeluarkan uang transfer €73,5 juta, yang di masanya membikin banyak orang terhenyak. Pihak Juve patut senang. Keuntungan kurang lebih €70 juta masuk ke dalam kas pendapatan mereka saat itu. Padahal saat mereka membelinya dari klub Perancis, Bordeaux, harga playmaker plontos ini hanya dalam kisaran €3,5 juta saja.

Luis Figo (Keuntungan hingga €57,5 juta)

Salah satu transfer paling kontroversial di zamannya. Kepindahan Luis Figo dari Barca menuju Real Madrid sangat mengundang kemarahan fans Barcelona saat itu dan Figo pun dicap sebagai si rakus pengkhianat.Meski kehilangan sosok kapten dan playmaker di lini serang, Barca mendapatkan keuntungan sebesar €57,5 juta dari proses transfer ini. Saat diboyong dari Sporting Lisbon, Figo hanya mempunyai banderol €2,5 juta saja dan dijual dijual sebesar €60 juta kepada kubu El Real.

Nicolas Anelka (Keuntungan hingga €34,2 juta)

Angka €35 juta di tahun 1999 tentu angka yang cukup besar, apalagi saat membeli Nicolas Anelka, Arsenal hanya perlu mengeluarkan uang sebesar €760ribu saja alias lebih murah sekitar 50 kali lipatnya dari PSG. Pada awal-awal kedatangannya, Anelka sempat tak mampu mencetak gol hingga lima bulan, namun seiring dengan waktu ia mampu menunjukkan kontribusinya bagi Los Blancos saat itu.

Pages