Pemain-Pemain yang Dibeli Mahal Tapi Malah Cedera Panjang

Dibeli mahal-mahal, eh malah harus istirahat panjang karena cedera. Ini pemain-pemain yang pernah mengalaminya!

Ketika sebuah klub merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli mahal suatu pemain, pemain itu pasti bukan sembarang pemain. Pasti ada sesuatu yang spesial darinya. Kemampuan spesial itu bisa jadi kemampuan di atas rata-rata pemain lainnya, atau pengalaman yang dibutuhkan tim untuk meraih sukses.

Tak ayal ketika transfer besar terjadi, transfer tersebut disambut antusiasme tinggi oleh fans, yang berharap pemain anyar dapat mendongkrak penampilan tim untuk meraih trofi. Tapi, apa jadinya jika pemain itu langsung cedera panjang, setelah dibeli mahal oleh klub? Fans tentu kecewa.

Bukan hanya fans yang kecewa tak bisa menyaksikan penampilan terbaik pemain baru tim, media juga ikut memanaskan situasi dan menyoroti kinerja klub, yang membeli pemain baru tanpa tahu rekor cedera atau menjaganya dengan baik. Nah, nasib yang sama - dibeli mahal lalu cedera panjang – juga pernah dialami enam pemain di bawah ini:

1. Ousmane Dembele (Barcelona)

Urutan pertama dimulai dari rekor transfer Barcelona yang membeli Dembele dari Borussia Dortmund seharga €105 juta. Penyerang asal Prancis berusia 20 tahun itu cedera otot tendon di bagian kiri kakinya, saat melawan Getafe di lanjutan laga La Liga yang berkesudahan 2-1 untuk kemenangan Barcelona.

Cedera Dembele dinilai Ernesto Valverde, pelatih Barca, terjadi karena kurangnya pengalaman dalam bermain. Pada laga melawan Getafe, Dembele coba melakukan back-heel dalam upaya mengecoh bek Getafe, namun tanpa disadari, justru mencederai dirinya sendiri.

Dembele pun harus menepi selama tiga setengah bulan setelah menjalani operasi. Ia diprediksi baru akan kembali Januari mendatang. Jadi, bisa dikatakan tahun 2017 sudah berakhir untuk Dembele yang akan sepenuhnya fokus memulihkan diri.

Pemain kelahiran Vernon, 15 Mei 1997 itu baru tiga kali tampil untuk klub barunya. Tanpa Dembele, Barca kembali ke titik nol karena Dembele seyogianya diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Neymar, yang hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG). Kini, Valverde kembali ke rencana awal dalam memaksimalkan potensi skuat tanpa keberadaan Dembele.

2. Thomas Vermaelen (Barcelona)

Lagi, satu nama dari Barcelona. Vermaelen diboyong Blaugrana dari Arsenal pada 2014 seharga £15 juta untuk menambal celah di lini belakang klub, sekaligus pelapis bagi Gerard Pique dan Javier Mascherano. Namun, ketika dibeli, fans sudah ragu dengan Vermaelen karena rekor cederanya di Arsenal.

Barca boleh jadi tahu dengan catatan cedera kambuhan yang dimiliki Vermaelen, tetapi mereka tetap membelinya dan mungkin berharap pemain asal Belgia itu kembali fit dan menemukan kualitas permainan terbaiknya di Spanyol. Membeli Vermaelen saja sudah jadi perjudian untuk Barca; ia bisa jadi salah satu rekrutan gagal, atau berhasil bagi Barca.

Benar saja, di musim debutnya bersama Barca, Vermaelen justru disibukkan dengan cedera hamstring yang memaksanya naik meja operasi, hingga ia harus absen selama empat-enam bulan. Singkat kata; musim pertama dihabiskan Vermaelen dengan pergulatannya di ruang perawatan untuk memulihkan diri.

Di musim berikutnya Vermaelen juga jarang mendapat kesempatan bermain di bawah komando Luis Enrique, hingga akhirnya ia dipinjamkan ke AS Roma di musim 2016/17. Dua musim berada di Barcelona, Vermaelen hanya mengemas 11 penampilan dan satu gol. Kini, ia kembali ke Barca dan berharap Valverde memberinya kesempatan bermain.